Saturday, 30 September 2017

Anakku, Kapan Kau Akan Menikah?

Tak ada yang lebih asyik dari ngobrol dengan Ibu di Pagi hari. Begitu juga yang dirasakan Tania. Gadis supel berambut pirang itu memang tergolong anak “gaul”. Tunggu dulu, “gaul” disini masih diartikan positif, artinya orang yang punya banyak teman dimana-mana saking supelnya. Tapi sayangnya, ia tak seperti gadis seumumurannya yang sudah menemukan teman hidup.
Meski Tania punya banyak teman, tapi ia masih saja sendiri dan belum menemukan pasangan yang cocok. Belum menemukan teman hidup di usianya yang sudah 29 bukan berarti ia adalah orang yang suka pilih-plih. Sayangnya banyak orang yang menganggap begitu. Kalau Tuhan belum mendekatkan seseorang untuknya, lalu kenapa banyak orang yang suka protes seenaknya dengan bertanya kapan kapan dan kapan?
Sebagai Anak perempuan satu-satunya, Ibu Tania pun khawatir dengan anaknya. Khawatir tentang kesendiriannya yang kemudian lupa mencari pasangan hidup. Tapi tidak begitu. Sebagai seoarang gadis yang sudah kebal terhadap omongan orang, ia pun sudah memikirkan dengan matang tentang pernikahan.
Satu hal yang membuatnya speechless adalah ketika Ibunya bertanya, “Nak, Kamu kapan menikah? Sudah waktunya lho”. Sebagai Anak, apa yang kalian lakukan jika seorang Ibu sudah berkata demikian? Kepikiran juga kan? Begitulah yang dialami Tania. Tapi wajarlah, dimana-mana orangtua (khususnya Ibu) cenderung lebih kepikiran kalau anak perempuannya belum menikah, terlebih diusia yang seharusnya sudah menikah.
Tapi satu hal yang bikin Tania seneng. Yaitu, saat ngeteh bersama Ibu dan membicarakan siapa saja yang akan diundang jika hari sudah tiba, ingin mengadakan Akad nikah dimana dan seputar pernikahan lainnya. Sayangnya, belum bisa tercapai karena Tuhan belum mengirimkan seseorang yang tepat bagi Tania. Dan pertanyaan yang selalu muncul diakhir percakapan adalah, “Anakku, kapan kau akan menikah”. “Secepatnya, Bu. Doakan saja”. Guman Tania dalam hati.
Kita tak pernah tau, kapan dan dimana kita akan bertemu dengan teman hidup. Bahkan, pergaulan yang luas kadang tak menjamin seseorang lebih cepat bertemu jodoh. Yang tak pernah terlintas dipikiran bisa jadi adalah teman hidup. Dan yang dikenal dekat belum tentu menjadi teman hidup. Itulah rahasia Tuhan yang kita sendiri tak pernah tau. Siapa jodohmu? Rahasia. Tanya saja pada Tuhan yang sudah mengatur segalanya.

#MissAnt




Friday, 29 September 2017

Don't Too Fast To Judge

Every people has different opinion. Yeah, it’s normal babe. But, some people too fast to judge without having “normal” thought. Yes, I call it a “normal thought”. It means that, they just see from one side and don’t know what the fact. It easy to judge others and talking bad thing behind them without knowing what happen with them, right?
We have a different problem. And never know what happen in our life in the next. Now, we have everything that we want. But, always prepare for the thing that will happen tomorrow. Life is unpredictable, so you must ready for something that will surprise you”, yes. Call it surprise.
Many people think that they’re perfect and easy to blame others. In this case, I don’t know how they did that. Why they always judge too fast? Hm.....it’s okay. This is life. You will meet someone who always find your weakness. So, be careful.
People actually don’t want to know about your problem. They just want to know but not really care aka “kepo”. Then, they have their opinion to share others about you. And it’s not true. Yes, as simple as that.
But, don’t worry babe. They may judge you whatever they want. You just need to don’t care about them. Life is complicated, you will always meet someone like that. There will be someone who don’t like about everything you do. It’s okay babe, don’t worry.
Don’t too fast to judge before knowing the truth. Judging so fast is easy and become one of someone’s weakness. You may close with some people, but it doesn’t mean that you know anything about them. So, think smart dan don’t too fast to judge.

#DontTooFastToJudge #ByMissAnt

Thursday, 28 September 2017

Kopi, Hujan dan Berbicara Masa Depan

Rasanya baru kemarin musim kemarau, eh...udah hujan deres aja nih. Berarti bisa disimpulkan berapa lama kamu sendiri. #Eh. Tenang....tenang....nggak akan dibully kok. Jangan khawatir. Kenapa ya, beberapa kaum jomblo sangat sensitif. Apalagi kalau jalan ditengah orang-orang lagi gandengan, bawaannya emosi muluk. *Lah....
Ngomongin soal hujan, apalagi kalau lagi duduk sendiri dan menikmati secangkir kopi, pastinya banyak hal yang mendadak muncul. Salah satunya tentang masa depan. Membicarakan masa depan emang asyik banget. Apalagi sama calon teman hidup. How.....interesting.
Kira-kira? Siapa yang bakal kamu ajak ngobrol soal ini? Adakah seseorang yang telintas? Siapa hayo? *kepo. Nggak papa sih, Wajar kok. Nantinya kita akan dipertemukan dengan  teman hidup yang bakal kita ajak ngobrol buat ngomongin masa depan. Bagi kaum jomblo, jangan manyun gitu ah. Sekarang mungkin belum ketemu sama orang yang akan kamu ajak ngobrol. Jadi sabar aja ya. *PukPukDiriSendiri #Loh
Kopi memang menjadi teman paling pas saat hujan turun dengan lebatnya. Aromanya mampu membuat kita membayangkan hal-hal yang membahagiakan. Coba bayangkan, kamu sedang duduk manis sambil menyeruput kopi, dan diluar hujan. Dan yang kamu rasakan saat itu adalah perpaduan aroma kopi dan hujan, tak ada yang lain.
Sambil menatap keluar jendela dan memandangi rintikan hujan, ia muncul sambil melambaikan tanganya. Aku yang duduk tak sadar hanya diam. Seolah terhipnotis dengan aroma kopi yang merasuki jiwa. Hingga akhirnya kamu duduk disampingku. Sambil membawa secangkir kopi dengan aroma yang sama. How...perfect moment.
Kita mungkin tak sadar duduk di meja yang sama dan menikmati secangkir kopi dengan aroma yang seakan mendekatkan kita untuk membicarakan masa depan. How come? Dari secangkir kopi, kita bisa lebih dekat sambil membicarakan apa yang akan kita jalani di masa depan. Dan, rintikan hujan seolah mengiringi pembicaraan kita yang semakin asyik.
Bagaimana secangkir kopi bisa membuat kita lebih mudah untuk membicarakan masa depan. Semudah itulah? Yap. Bagi yang sudah mantap menjalin hubungan yang lebih serius, ini sangatlah mungkin. Berbicara tentang masa depan dengan orang terkasih sangatlah asyik. Nggak percaya? Coba aja mblo. *KemudianDitimpukParaJomblo


#CurColAlaMissAnt #TentangTemanHidup

Strange People In Your Life

Life is complicated. Some people think that there are many strange people around you. I feel that moment when someone you know is changing to be others. I don’t know the reason, why some people change so fast. Yeah....that’s life babe. You can be the one who care for others, but they never think like you do. Just be you and never be someone else.
You will find the people with a lot of mask. When you think that person is good, unfortunately you’re wrong. Because they just wearing their mask. So, be careful with the people around. They will leave you if they don’t get anything from you. Some people will not care about you until you have “anything”. I think, you must have a lot of money to makes someone love you. LOL
How can you leave person who care about you, Always be your side, Can be understood about your situation. Why? Even, some people more choose new people to be friend than “old friend”.  Actually, what are they looking for? It’s okay that someone wants to have a lot of friend. But, remember that all not your friend is really care about you. B’coz life is about choosing someone who really cares about you.
Maybe, you never think what happen in your life. You may think that people always good for you, never betray you, Always by your side. But, it’s not true. Life isn’t as simple as that babe. You will find something “unpredictable thing” that will change you to be strong person. But, don’t worry. It’s normal in someone’s life.
You may feel sick of that people, but life must go on. You just need to make your life better. Don’t hate the people who don’t care about you. Life is full of strange people. Now you know better about them, but tomorrow will different. Don’t trus anyone. You can make a friend with everyone. But DON’T TRUST ANYONE. Remember this. Not now. But, someday you will know.
Actually, I just weak person who can’t don’t care about someone’s else. I don’t want to have some problem with them. I need them. As a human, we need each others, right? But, the reality is not good. Sometimes we meet someone who very annoying. They try to bring you down. Yeah....I hate this one. This part if annoying life but......you must go a head and smile.
You never know what it’s like until you feel it. I can speak like this, no.....not speak but write this because I felt it. And it makes me stronger than before. For that experienced, its really change everything. Change the way you think of others. You will feel it until it happen to you. So...I can’t describe more about it. Just wait, and let it happen naturally. If you’re lucky, you will feel it and change you to be strongest person.


#MissAntTalkingAboutLife #Life #That’sLife


Tuesday, 26 September 2017

Join Grup Whatsapp SMA. Penting Nggak Sih?

Secara tiba-tiba ada yang masukin nomer ke grup whatsapp temen-temen SMA. Seneng? Nggak terlalu sih, soalnya udah sering banget keluar masuk grup SMA. Dulu pernah di invite lewat BBM. Tapi berhubung pembahasannya nggak mutu, akhirnya keluar. Bukannya nggak mau menjalin silaturahmi. Tapi kalau grup isinya nggak mutu, Aku mending keluar. Terserah mau dianggap sombong atau gimana-gimana.
Kadang orang nggak bisa membedakan, mana kata-kata yang wajar buat diobrolin di grup sama pribadi. Kalau bisa diomongin pribadi, kenapa harus di grup. Udah gitu bahasannya tentang orang lain yang bahkan personilnya nggak tau. Memang sengaja bahas yang menyimpang biar ramai atau gimana sih? Aneh. Kalau udah gitu, Aku nya jadi males. Yang ada, henpon jadi tung ting tung ting bunyi percakapan orang-orang nggak jelas. Maap ya, bukannya nggak mau menjalin komunikasi. Tapi Aku emang orangnya gini, kalau nggak suka sama sesuatu ya bakalan left.
Beda dengan whatsapp. Kalau dari sini kan kita udah otomatis masuk grup kalau dimasukkan sama temen yang punya nomer kita. Jadi, mau nggak mau kita dikagetkan dengan pesan yang hampir 1000 percakapan. And you know lah, betapa menyebalkannya. Terlebih lagi omongannya nggak mutu banget. Langsung deh, left.
Tapi, setelah itu. Ada temen yang whatsapp Aku. Dia bilang kenapa kok keluar grup? Kirain dia mau ngatain Aku sombong karna nggak mau menjalin silaturahmi. Eee....nggak taunya, dia juga left grup. Katanya berisik banget dan nggak tau apa yang mereka bicarakan. Alhamdulillah deh, ternyata nggak Cuma Aku yang terganggu.
Sebelum left grup, sempet baca-baca dikit. Dan yang paling banyak, mereka share foto-foto anak-anak mereka pas mau sekolah. Yaowoh.....pingin Joged. Jadi kayak ajang pamer anak. Ini grup alumni apa grup pamer anak yak? *GelengGeleng. Kasian sama yang belum punya anak kek. Masa iya mau share poto Emaknya. Yakali dah.
Yah...begitulah alasan orang mendadak left grup. Padahal, baru juga semalem masuk grup. Siangnya udah left aja. Alasannya simpel. Karna nggak asik aja. Kalau pembahasannya masih wajar sih, nggak masalah. Yang namanya grup, apalagai grup SMA, harusnya sih ngomongin masa-masa SMA. Kan asyik tuh. Apalagi yang punya mantan di grup tersebut. Bisa gagal move on deh. Dari semua ini pastinya udah bisa nentuin penting enggak nya join grup SMA. Karna yang left grup bukan berarti nggak mau menjalin komunikasi, hanya saja kurang asyik. Gitu. Kalau Kamu gimana? Ngalamin kayak gini nggak?

#CurcolByMissAnt                   




Who Are You

Dear...you. Yes you. I dont really know about you. But why? Why are you always come into my dream? Okay fine. Maybe it seems “too much”. No...I mean “Lebay”. Lebay is feeling too much about something. I dont know more about you. But, your face is always show in my mind. I really really dont know how to describe this feeling. But, lemme say something about you.

I see your smile in my sleep
I feel like I know you
But...
Who are you?
Did I know you?
Did we know each other?
Every time I close my eyes, Why are you always present?
I just want to know
Who are you?
Sometimes, I feel like I know you
Is it true that you know me too?

Sometimes, Im so confuse about this feeling. From my deepets heart, I know who you are. But, it seems like impossible. We never be the one. But, who knows? How if God let us be the one?

#WhoAreYou #ByMissAnt




Sunday, 24 September 2017

Akad Nikah di Masjid Al-Aqsa Klaten (Oneday)

 
Saat ini berdiri sendiri, besok bakalan berdiri sama Kamu setelah selesai melakukan Akad Nikah
*Curcol boleh lah yaaa*

 Siapa sih yang nggak kepingin memilih tempat yang paling menarik buat acara yang sangat sakral? Eits....tunggu...tunggu...kalau ngomongin acara sakral, berarti udah mendekati hari bahagiamu ya Ta? Hmmm......iya sih. Banyak orang yang suka menebak-nebak begitu. Apalagi usia sudah pas buat nikah. Tapi sayangnya masih belum tau kapan. Kalau Cuma plan dulu boleh lah ya. Biar nanti kalau waktunya tiba nggak ribet-ribet amat.
Tiap orang tentu punya tempat idaman yang akan dipakai untuk melangsungkan acara sakral seperti akad nikah. Aku pribadi juga udah punya tempat idaman banget. Dimana coba?  Bukan....bukan....yang benar adalah di Masjid Al-aqsa Klaten. Lagian siapa yang nebak tempatnya Ta? Kenapa kamu semangat jawab kayak banyak yang nanya aja. Nggak papa lah. Suka-suka Nanta.
Ngomongin soal pernikahan (Ceileee...kek udah nemu jodoh aja nih) memang menyenangkan. Entah kenapa otak mendadak dipenuhi dengan rencana pernikahan. Apakah ini pertanda sudah mendekati? Aamiin. Ahahaha...bisa gila nih. Akibat keseringan ditanyain kapan nikah. Kalau yang nanya cowok dan masih jomblo, rasa-rasanya pingin tak jawab, “Lha Kamu siapnya kapan mau ngelamar Aku”. Gitu aja, biar speechless ngga bisa ngomong. Sayangnya yang nanya kebanyakan Ibuk-Ibuk.
Kenapa memilih masjid Al-aqsa Klaten buat Akad Nikah? Entah....yang jelas hati Aku udah sreg pingin kesitu. Tapi tergantung Mamasnya juga sih. Semoga dia juga mau. Masa nggak mau sih. Kan ini acara suci dimana kamu berjanji kepada Alloh akan selalu menjagaku Mas. *NgomongSamaTembok. Nah...kan...kumat lagi.
Kalau dilihat dari tempatnya, sepertinya cocok buat prewedding maupun akad nikah. Awalnya sih, Cuma mupeng aja. Tiap kesitu pasti ada pasangan yang melakukan foto prewedding. Sejenak Aku perhatiin mereka. Lalu Aku manggut-manggut dan kutelusuri setiap sisi bangunan masjid, dan ternyata bagus bangeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeet.
Sejak itulah Aku jatuh cinta dan pingin banget suatu saat nanti melangsungkan akad nikah di Al-Aqsa. Sempet bilang ke Ibu kalau kepingin akad nikah disana, Eee jawabannya, “Nah...tu masjid belakang rumah kan ada”. Lahh......Buk.
Ya emang sih, akad nikah kan yang paling penting adalah calon. Iya calon. Calon Ta. Calon. Inget ya, Ce a eL ON. (Harus banget diperjelas ya). Setelah calon, kemudian dua orang saksi. Udah deh. SAH. As simple as that? Entah. Setauku Cuma gitu. Yang bikin ribet adalah milih tempat akad. Meski dimana saja SAH dan yang penting adalah yang telah disebutkan itu tadi, tapi tetep aja  milih tempat terbaik yang paling diinginkan.

Sekian curcol tentang Akad Nikah. Semoga bisa segera terlaksana di sana. Iya, disana sama Kamu. Iya Kamu.

#Curcol #MissAntCurcol

Jeda Sejenak

Pernah denger nggak? Kenapa penulis mendadak ngeblank? Ini bukan karena kehabisan ide melainkan hanya butuh jeda sejenak. Sama seperti tubuh manusia. Meski kuat untuk tidak tidur selama 24 jam, tapi liat saja efek kedepannya. Kira-kira begitulah alasan penulis kadang ngeblank. Mungkin jika dipaksakan akan membuat tulisan berantakan. Coba saja, saat mood ilang dan maksain nulis, maka hasilnya beda ketika mood sedang “on”.
*MauNulisApaBahasnyaApa
Kadang hidup memang butuh jeda. Meski asyik dengan rutinitas yang dijalani, tapi adakalanya untuk istirahat sejenak dari semua itu. Sayangnya, beberapa orang masih sulit menikmati masa-masa jeda karena asyik dengan dunia nya. Tanpa disadari, rutinitas yang kita nikmati dapat “merenggut” jiwa. *LebayAmatDirenggut.
Bagaimana tidak? Orang yang tak pandai mengatur kapan harus beristirahat akan cepat merasakan “BadMood”. Iya nggak? Meski tak sadar, tentu diantara kalian ada yang manggut-manggut saat baca ini. Yekan! *IyainAjaLahYa....
Apa efek yang akan didapat saat melakukan jeda dalam rutinitas? Banyak? Yap...banyak banget. Karna kamu bisa lebih berfikir secara jernih tentang sesuatu.
“Lah emang selama ini pikirannya nggak jernih gitu”
“Emang selama ini selalu berfikiran kotor gitu”. *Uhuk...
Jadi maksudnya begini, Istirahat sejenak akan membuat pemikiran kita lebih fresh. Tak dipungkiri, banyak hal yang bisa kita pelajari dari kehidupan. Misalnya saja dalam kehidupan sehari-hari.
Ada kalanya seseorang berkata kurang mengenakkan saat didengar
Adakalanya kita disakiti
Adakalanya kita dianggap remeh
Adakalanya kita lelah untuk berbuat baik
Adakalanya......
Adakalanya......
Dan adakalanya.....
Banyak sekali hal sekitar yang kadang bikin kita muak. Tidak usah munafik. Karna tidak semua hal menyenangkan bisa kita jumpai. Sayangnya, masih banyak orang menutupinya dengan “topeng”. Padahal, sesekali merasa sakit hati dan tidak bahagia tidaklah masalah. Kita hanya butuh jeda sejenak untuk merasakan hal menyakitkan yang pernah kita alami. Supaya kita bisa lebih lega dalam menjalani kegiatan setelahnya.
Kita hanya butuh waktu sendiri di tempat asing
Jauh dari orang-orang yang kita kenal
Memandangi pemandangan segar sekitar
Sambil memejamkan mata sejenak
Merasakan sejenak apa yang membuat kita kecewa
Merasakan sejenak apa yang membuat kita sakit hati
Bahkan.....                                 
Merasakan apa saja yang membuat kita bahagia
Merasakan apa saja yang membuat kita semangat

Semudah itulah kita bisa kabur dari rutinitas yang menyenangkan. Itulah mengapa, jeda sejenak sangat penting bagi semua orang. Bukan semata-mata mengganggu rutinitas sehari-hari, namun akan membawa kita untuk lebih meghargai setiap nilai kehidupan yang kita alami setiap harinya. Jadi, seberapa sering kamu menyempatkan untuk jeda sejenak?



#JedaSejenakByMissAnt





Saturday, 16 September 2017

Ada Apa Dengan Sayekti ?

Rasa-rasanya, ada yang beda dari Sayekti. Gadis yang biasanya penuh semangat mendadak seperti ayam sayur yang sudah diusir. Pada tau kan? Gimana Ayam sayur kalau diusir. Yah...begitulah kira-kira Sayekti. Gadis berhidung mancung kedalem itu nampaknya aneh. Entah apa yang ia rasakan. Sebelumnya ia bahkan seperti angsa yang melihat maling masuk ke rumah Tuannya. Lalu kenapa angsa mendadak berubah menjadi ayam sayur?
Semua berawal dari keputusasaannya terhadap sesuatu. Iya, ternyata benar. Orang sabar kalau udah kecewa, mereka bakal sulit buat jadi sabar lagi. Jangan dikira jadi orang sabar itu mudah. Untung aja orang sabar di sayang Tuhan. Coba kalau Cuma di sayang Mantan, udah habis deh sabarnya.
Perubahan Sayekti yang sangat drastis, membuat sahabat karibnya, Saminem khawatir. Ia pun akhirnya mengajak Sayekti ke empang deket rumahnya.
“Lu kenape jadi gini sih, Ti?”. Tanya Saminem sambil morotin celana kemudian boker.
“Entah Nem, Gue juga bingung sama diri Gue”. Jawab Sayekti sambil mengedan karena susah BAB
“Lu kalo ada masalah, crita donk ke Gue” *Plung...Akhirnya keluar juga setelah mules seharian. Gumam Saminem dalam hati.
“Lagian Elu ngapain ngajakin boker barengin Gue sih”. Sahut Sayekti seraya menghentikan gayung untuk cebok.
Setelah selesai saling cebok eh maksudnya saling menceboki diri masing-masing, mereka pun menuju gubuk kecil yang tak jauh dari sungai. Kedua gadis lugu itu saling bercerita tentang apa yang terjadi.
Nem, Gue kesel sama omongan orang-orang”. Kata Sayekti sambil menyenderkan kepala di bambu gubuk.
“Kesel kenape Ti? Lu dikejer-kejer orang sekampung ye?”. Kata Samimen sambil cekikikan.
“Ah....Lu nggak asyik, Gue pan serius mau cerita”. Sahut Sayekti dengan muka cemberut sambil berdiri seakan meninggalkan gubuk tua dekat sungai.
“Yah....Lo gitu aja ngambek Ti, Gue pan Cuma bercanda. Gue janji bakalan dengerin Lo deh”. Pinta Saminem sambil menghalangi Sayekti yang ngambek mau kabur.
“Gue akhir-akhir ini males ngapa-ngapain  Nem. Gue Setres. Gue kaga ngarti musti gimana? Semenjak Gue pensiun dagang kain, Gue nggak ada pemasukan. Sementara pengeluaran udah banyak banget. Gue bingung mau kerja apaan?” Keluh Sayekti sambil terisak.
“Gue tau perasaan Lo Ti. Gue juga pernah ngalami hal yang sama kayak Elo”. Kata Saminem sambil memegang bahu Sayekti dan memberi sapu tangan untuk mengusap air matanya.
“Belom lagi orang kampung yang sinis sama Gue. Kayak ngehina. Gue terus-terusan ditanyain, “Eh Lo mau dagang apa lagi”, “Kasian Ya Lo, udah bangkrut dagang kain, masih jomblo pula”. Telinga Gue panas aja denger gitu-gitu mulu tiap ketemu orang. Huh....rasanya mpe males Gue ketemu mereka”. Keluh Sayekti sambil menghela nafas dan membuang ingus yang udah lama meler.
“Gue Cuma bisa bilang ke Elo, sabar aja dulu. Gue juga pernah ngalamin kayak Elo. Tapi Gue Cuma ngejalanin aja. Kalau perlu tutup kuping Lo pakai Kapas dah.....”
“Heh...Lo pikir telinga Gue kenapa-napa”.
“Ahahaha.....Lo bisa aja. Maksud Gue biar Lo nggak bisa denger omongan tetangga yang nyinyir ke Elo gitu Ti”.
“Huh.....Iya juga sih. Lo ada benernya juga Nem”
“Iya...donk...makanya kalau ada apa-apa cerita ke Gue Ti, kaga udah sungkan. Kek ma sapa aje”
“Thanks Nem, Lo emang sahabat Gue yang paling baek”
“Iya lah....Gue gitu loh”
“huuuuuu...gede pala kan Lo”
“Betewe eniwei baswei.....enaknya Gue buka usaha apa lagi ya Nem”
“Bisnis empang aja sono”

*Kemudian mereka tertawa lepas. Kadang seseorang hanya butuh didengarkan saat lagi suntuk*


#CerpenNgacoByMissAnt

Wednesday, 6 September 2017

W A K T U


Kalau bicara soal waktu, rasa-rasanya Aku ngos-ngosan. *ElapKeringet. Heran juga sih. Kenapa hanya dengan mendengarnya saja sudah “capek”. Ya...kayak dikejar anjing gitu lah (soalnya Aku takut sama anjing). Seperti itulah waktu, jika tidak dimanfaatkan sebaik-baiknya, semua akan sia-sia.
Bagaimana bisa ia berjalan dengan cepat tanpa beristirahat sejenak. Terkadang ingin sekali menghentikan waktu sejenak, lalu mundur dan mencari waktu yang tersia-siakan. Tanpa sadar, kita pernah menyia-nyiakan waktu yang sangat berharga. Lalu kenapa baru terasa sekarang? Yah...namanya juga penyesalan, datangnya belakangan dooooong.
Lalu apa yang sempat kamu sesalkan tentang waktu yang terbuang sia-sia? Kalau Aku sendiri sih, banyak banget. Seringkali terlintas dalam lamunan, kemudian tak sadar Aku bergumam, “Kenapa dulu Aku nggak begini, kenapa dulu Aku nggak begitu”. Tapi kalau semakin dipikir-pikir emang bikin tambah down. Jadi, sebenarnya tak ada gunanya menyesali waktu yang sudah kita sia-siakan.
*Sigh
Seringkali kita merasa dikejar-kejar waktu. Apa iya sih? Apakah waktu punya kaki juga seperti manuasia, hingga ia bisa mengejar-ngejar. NO!!!!! Waktu selalu punya cara tersendiri buat “ngejar-ngejar” manusia yang tidak pandai memanfaatkannya. *NgeriYaa...
Sekali lagi, tidak ada kata terlambat. Ya. Meski kemarin-kemarin kamu menyesal telah menyianyiakan waktu, tapi belum terlambat untuk “mengelolanya”. Yang sudah sudah, ya sudahlah. *IniKokKayakLaguDangdutApaGituYak.
Kita nggak perlu merasa down, saat waktu belum berpihak pada kita. Karna waktu akan menunjukkan dengan cara yang unik asal kita bisa mengimbangi dengan memanfaatkan waktu sebaik-baiknya. Pastinya nggak mau kejadian dulu-dulu (menyepelekkan waktu) terulang lagi kan?

Kalau kamu pingin nggak dikejar-kejar waktu, Maka persiapkan diri kamu buat “meladeni” waktu. Jangan biarkan waktu mengejarmu, jadilah orang yang bisa mengendalikan waktu. Okay!!!

Tuesday, 5 September 2017

6 Kejadian yang kadang tak pernah terbayangkan


Pernah nggak sih, memikirkan hal-hal buruk yang bakal terjadi. Pastinya nggak pernah kan? Samaaaaa. Aku maunya juga mikir hal-hal yang bikin hepi.Karna ini merupakan salah satu tips awet muda. Hmmm.....benar kah? Coba liat, orang-orang yang hidupnya dipenuhi dengan hal-hal yang berbau humor, otomatis mereka banyak tertawa sekaligus senam wajah. Hasilnya, wajah semakin kencang dan tanpak aura kebahagiaan. #ApaanSih....#TapiIyaJugaSih.
Tapi sayangnya nggak semua orang bisa kayak gitu. Dan ini juga tergantung selera humor masing-masing. Kalau Aku sih, emang sering cekikikan kalau denger lawakan konyol. Nggak tau deh, bisa sespontan itu. Tapi Aku yakin banget, sebenarnya semua orang pingin tertawa lepas tanpa beban setiap harinya. Iya kan? #IyainAjaDeh
Kalau dipikir-pikir (sayangnya kadang males mikir), sebenarnya ada beberapa hal yang tidak sekalipun terlintas dalam benak dan terjadi pada diri kita. Kenapa ya? Padahal sama sekali nggak pernah membayangkan. Tapi ya... namanya juga hidup, kita nggak akan pernah tau apa yang akan terjadi.
Coba tebak, kejadian apa terjadi padamu meski tak pernah kamu pikirkan sebelumnya. Kira-kira seperti ini bukan?
1.Ditinggal atau dikhianati temen.
Duh...ini mah kasian banget. Kadang kita nganggepnya udah temen paling “the best” lah. E..nggak taunya ditinggalin juga. Yang lebih kasian adalah, saat kita udah menjalin persahabatan sama teman sejak kecil, rasanya udah kayak saudara. Kalau sudah begini, kita bakalan nganggep sahabatan selamanya.
Tapi, kenyataan berkata lain. Kamu justru terpisah dari teman-teman yang sudah kamu anggap baik. Kenyataan emang pahit banget. Lebih pahit dari kopi hitam. Karna yang kamu anggap baik, belum tentu baik. Ya...itung-itung buat pengalaman aja. Kamu boleh berteman dengan siapa saja, tapi jangan terlalu percaya.
2.Kehilangan pekerjaan yang sudah “sreg” dihati.
Yah...namanya juga buruh. Kadang apa yang kita inginkan belum tentu bertahan lama selama kita masih jadi “babu”. Kasarannya kayak gitu lah. Selama masih bekerja di perusahaan orang, itu tidak menjamin bahwa kita bakalan berada disana selamanya. Dan hal yang paling diluar dugaan adalah tidak ada perpanjangan kontrak.
Kalau udah begini, mau nggak mau kita harus merelakan profesi yang kita sukai di tempat tersebut. Tapi jangan khawatir, ini tentu tidak “membunuh” karirmu. Asal kamu punya passion dan kemauan untuk maju, yakin deh, kamu bisa terus bertahan.
3.Mencintai orang yang salah.
Hati memang kadang tak bisa memilih. Ada kalanya mencintai orang yang salah. Kasian banget ya. Padahal udah cinta banget. Eee...ternyata salah orang. Bukan. Bukan salah orang. Tapi salahnya hati yang memilihnya untuk membuka pintu. #LahSamaAja...
4.Berteman dengan orang yang salah.
Kalau tadi dikhianati temen, nah...kalau sekarang punya temen yang salah. Bukan salah milih temen. Tapi kita nya aja yang terlalu “welcome” sama orang baru. Hmm...kalau sudah begini yang repot kita. Makanya kalau punya temen, jangan menganggap mereka itu bakalan ada terus buat kita. Karna sebenarnya, temen baru adalah temen yang hanya “numpang” lewat dan bakal ngelupain kita kapan aja. Because, I don’t believe real best friend anymore.
5.Tentang teman hidup.
Nah...kalau soal teman hidup atau jodoh, ini merupakan rahasia Tuhan. Kita emang bener-bener nggak tau. Meski begitu, pasti pernah berangan-angan untuk menemukan teman hidup diusia berapa kan? Maunya nikah setelah lulus kuliah. Maunya nikah pas udah dapet kerjaan. Dan...bla...bla...bla...bla.
Tapi sayangnya, semua itu belum terlaksana  jika Tuhan belum menghendaki. Kadang memang kita tak pernah berfikir, diusia yang sudah tidak muda, kita masih saja sendiri. #PukPukInYangNulis Tapi percayalah, karna disisi lain, Tuhan sedang mencarikan teman hidup terbaik buat kita.
6.Daaaaan masih banyak kejadian tak terduga yang bakal kamu alami.
Hidup emang penuh kejutan. Yang kamu anggap baik, belum tentu baik. Yang terlihat jahat, terkadang justru punya hati sebaik Malaikat. Jadi, jangan terlalu menilai sebelum benar-benar mengenalnya. Kalau kamu termasuk percaya orang lain hanya berdasarkan apa yang kamu dengar, berarti kamu tergolong orang yang kurang ngopi dan kebanyakan micin. *Ups.






Monday, 4 September 2017

3 Suka Duka Seorang Pekerja Lepas


Pekerja lepas atau yang lebih nge-hitz dengan sebutan Freelancer atau Parttimer memang selalu banyak peminatnya. Mungkin orang –orang lebih tertarik menjadi Freelancer karena lebih leluasa dan tidak terikat waktu. Tapi disisi lain, banyak orang yang kurang dihargai karena pekerja lepas bukanlah profesi.
Seiring banyaknya teknologi yang semakin berkembang, mencari pekerjaan tidak harus datang ke suatu tempat dan meninggalkan amplop lamaran kerja. Karena semua itu sudah tergantikan oleh pengiriman melalui Email yang lebih praktis dan lebih irit. Tak perlu beli amplop, print surat lamaran, biaya kirim dan lain-lain.
Oke, kembali ke Freelancer. Kira-kira apa alasan orang lebih memilih menjadi Freelancer? Salah satu penyebabnya adalah kontrak kerja yang tidak pasti. Beberapa perusahaan sekarang ini tidak menjanjikan untuk  merekrut menjadi karyawan tetap, maka menjadi pekerja lepas merupakan salah satu “penyelamat” agar dompet terus terisi.
Sayangnya, banyak orang yang masih menganggap sebelah mata dengan profesi ini. Meski hasilnya tak banyak, tapi jika kita punya banyak passion, menjadi Freelancer merupakan pilihan yang tepat. Nah, bagaimana bisa?
Penasaran? Jadi gini.....
Di era yang sudah serba Internet ini, kita harus berlomba-lomba menghasilkan uang lewat internet. Dan modal utamanya adalah Passion. Kalau kamu punya keinginan yang kuat terhadap sesuatu, maka tekunilah. Kenapa? Karena bisa menghasilkan uang. Misalnya saja, penulis, desainer grafis, fotografer dan masih banyak lagi. Kalau kamu bisa “mengelola” passion mu, percayalah semua itu akan menghasilkan uang. Enak kan?
Tapi tunggu dulu, setiap profesi selalu ada suka dukanya, begitu juga dengan Freelancer. Ada suka dan duka yang dialami para Freelancer. Hayoloh....kira-kira apa aja ya?
Hal yang disukai para Freelancer
1.Tidak terikat waktu.
Kamu bisa mengerjakan dimana aja dan kapan aja. Yang penting pinter manage kerjaan aja. Kalau kamu sendiri susah manage apa yang kamu kerjakan. Hasilnya bakal berantakan.
2.Bisa milih libur sesuai keinginan.
Nah...ini yang paling enak. Kamu bisa nentuin kapan libur buat jalan-jalan. Nggak perlu repot buat ngajuin cuti yang belum belum tentu di acc.
3.Belajar menjadi Bos bagi diri sendiri.
“Hmm....kapan ya Gue jadi Bos?”. Kalian pasti pernah bergumam kayak gitu kan? Sekaranglah saatnya, karna seorang Freelancer punya dua profesi, yaitu sebagai pegawai dan Bos. Nggak ada yang ngatur. Cuma kamu sendiri yang ngatur. Jadi jangan anggep mudah ya?
4.Tambahin sendiri ya.........
Hal yang bikin nyesek para Freelancer
1.Nggak bisa diandalkan.
Yah...namanya juga Partime, kadang ada kadang enggak. Tinggal  pinter-pinternya kamu aja nyari “cabang” ditempat lain. Kalau enggak ya siap-siap aja ATM kosong.
2.Pembayaran yang kadang tidak tepat waktu.
Menjadi seorang Freelancer musti sabar ya. Karna gajiannya bukan tiap bulan, bahkan kamu bisa gajian harian atau  mingguan. Tapiiiiiii....ada tapinya nih. Kalau mau dapet duit cepet, ngerjainnya juga harus cepet. Gitu Gaes....
3.Masih dipandang sebelah mata.
Anehnya, di zaman yang serba internet, masih ada orang yang pikirannya “jadul”. Mereka selalu menganggap, yang namanya kerja ya di kantor dan berpakaian rapi. Jadi, kalau orang yang keliatannya lontang-lantung tapi sebenarnya Freelancer yang berpenghasilan yang tak kalah dari pegawai, tapi sayangnya masih dipandang sebelah mata. Kasian oh...kasian.
4.Tambahin sendiri ya, apa lagi yang bikin kamu nyesek saat kamu jadi pekerja lepas.



Sunday, 3 September 2017

4 Alasan Pernikahan Raisa Hamish Jadi Hari Patah Hati Nasional

Pernikahan Raisa Hamish memang menjadi sorotan banyak Netizen. Eh..tapi nggak semuanya ding. Mungkin hanya yang nge-fans banget sama Raisa. Siapa sih yang nggak suka sama Raisa? Cantik, kalem, pokoknya idaman lelaki masa kini. Lah...kenapa gue yang cewek juga ikutan memuji Raisa. Iya, nggak bisa dipungkiri lah. Sebagai seorang wanita, Ya...suka aja kalau liat perempuan cantik yang nggak neko-neko. Kalau menurut gue, cewek cantik yang nggak “petakilan” itu idola lelaki banget. Gue juga suka sama Dian Sastro. Heh tapi gue masih suka lelaki lho. Mungkin hanya sekedar kagum aja.
Semenjak “diterbitkan” pertunangan Raisa Hamish, dunia maya memang “geger” banget. Seolah tak rela jika Raisa buru-buru nikah. Tapi banyak juga yang memberi selamat. Meski dulunya Raisa sempat menjalin kasih dengan Keenan Pearce dalam jangka waktu yang cukup lama, eee.....nggak taunya malah kandas. Jadi Bang Keenan Cuma jagain jodoh orang nih. #Eh
Babang Hamish emang cepet banget geraknya. Nggak perlu nunggu lama. Fasenya Cuma Kenal—Jadian—Nemuin orang tua Yaya (Panggilan Akrab Raisa)—Tunangan---Akhirnya memutuskan untuk hidup bersama dalam ikatan pernikahan. Yap. Secepat itu? Mungkin karena Babang Hamish ini udah dewasa, jadi tunggu apa lagi coba? Raisa juga udah “berumur”, mereka udah pda dewasa. Jadi buat apa menjalin hubungan yang hanya sekedar pacaran. Kalau emang serius kenapa nggak langsung memutuskan untuk “berlayar” berdua?
Memang lah. Bang Hamish nggak salah pilih Raisa. Udah cakep, nggak neko-neko, pinter nyanyi dan mungkin masih banyak prestasi raisa yang gue nggak tau. Pantas saja hal ini dijadikan #HariPatahHatiNasional, secara Bang Hamish nya juga ganteng dan suka traveling. Eh tapi, gue nggak terlalu tau gimana keseharian Bang Hamish dan Raisa. Yang gue tau, Mereka berdua itu cantik dan ganteng.  Tar anaknya serupawan apa yak?
Tanggal pernikahan Raisa Hamish akhirnya semakin dekat. Yap Hari ini Tanggal 03 September 2017, mereka udah SAH. Dan, tentu saja banyak media yang berlomba-lomba buat memberitakan moment kebahagiaan mereka berdua. Gue juga suka, karena dari media, gue bisa tau pakaian adat apa yang mereka pakai saat mengucapkan janji suci. TAPI, satu hal yang bikin gue bosan. Kenapa ada media yang terlalu “lebay” postingnya. Kalau sekali dua kali sih nggak masalah. Lha ini, selang 10 menit atau 15 menit udah ada lagi (atau emang media yang bersangkutan sedang dikontrak diacara tersebut, gue nggak tau juga sih). Ya gue tau, beritanya emang lagi hits banget. Yang namanya media tentu nyari berita yang lagi “in” ding ya? Lagi anget-anget kopi pahit gitu.
Tapi, mungkin ada sisi menarik mengapa banyak yang mendeklarasikan #HariPatahHariNasional saat mereka mengakhiri masa lajang. Menurut gue, kayaknya alasannya ini deh,
1.Raisa cantik dan Hamish ganteng.
Tiap orang memang punya penilaian yang berbeda-beda. Ada yang bilang mereka pasangan  serasi karena cantik dan ganteng. Sehingga bikin semua orang merasa nyesek. Btw, ngak semua orang ding, mungkin sebagian dari warganet. Gue pribadi, mereka emang cocok dan hampir mirip. Bentuk wajahnya panjang dan senyum mereka yang enak dilihat.
2.Hamish ganteng dan Raisa cantik.
Ya..ya..ya...mo dibolak-balik juga mereka emang rupawan. Gue taunya mereka emang punya paras yang bagus. Selain itu, gue nggak tau. Karna gue nggak follow akun sosmed mereka. Bukannya nggak nge-fans, tapi emang nggak follow. Hahaaa~
3.Mereka jauh dari gosip miring.
As I know, mereka itu nggak banyak diberitain miring. Ini kenapa tulisan miring jadi miring sih. Jauh dari berita buruk. Yang ada Cuma prestasi. Raisa nyanyinya bagus. Hamish suka berpetualang, cinta lingkungan dan cinta Raisa.
4.Jomblo semakin berkurang.
Kaum jomblo berkurang. Nggak ada hubungannya kalik. Dengan adanya kaum pacaran yang mengakhiri masa lajang, maka jomblo semakin berkurang. Nggak nyambung Ta.
Oke deh, kira-kira begitulah alasan #HaripatahHatiNasional bergema atas penikahan Hamish Raisa.









Saturday, 2 September 2017

6 Alasan Orang Masih Nyaman Main Twitter



Kalau diliat-liat, sekarang pengguna twiter udah nggak seperti dulu lagi. Kenapa? Karena Aku merupakan pengguna setia twitter. *TepukTanganSendiri. Jadinya tau banget, gimana perubahan pengguna twitter dari masa-kemata. Dulu, pas belum ada instagram, path, snapchat dan sosmed yang makin populer, twitter masih ramai banget. Sampai banyak saling balas tweet. Pokoknya seru banget.
Tapi, pas twitter lagi populer-populernya, ada sosmed yang ditinggalkan juga. Siapa lagi kalau bukan facebook. Yap. Dulu emang facebook sempat ngehits banget, sampai akhirnya ditinggalkan dan beralih ke twitter. Kasian banget kan, pas seneng aja larinya ke facebook, giliran udah ada twitter, facebook ditinggalin begitu saja. *PukPuk
Anehnya, sekarang ini kebanyakan orang justru kembali ke facebook dan meninggalkan twitter. Kenapa jadi plin-pan gitu yak. Setelah ditelusuri, ternyata eh ternyata. Tau nggak kenapa? Ternyata seperti itu. Iya...seperti itu. *NgomongManjahAlaIncessSyahrini
Kalau menurutku, orang kembali ke facebook lagi karena bosan dengan rutinitas sehari-harinya. Kok bisa? How? How? Jadi gini, ketika rasa bosan melanda dan kita cenderung “lari” ke sosial media, maka yang terjadi adalah tanpa sadar kita share hal-hal yang sebenarnya nggak penting lewat facebook. Iya nggak? Coba perhatikan, sekarang kebanyakan facebook isinya Cuma share-share yang kadang sama sekali nggak penting. Itu karena apa? Karena banyak kuota dan nggak kepakai, akhirnya buat share-share nggak penting.
Tapi kalau diliat-liat, beberapa temen masih pakai twitter. Ya meski nggak banyak. Kira-kira 10% lah. Tentu mereka punya alasan tersendiri untuk masih mainan twitter. Ya kayak Aku gini.
Hmm...kira-kira apa alasan orang masih main twitter? Berikut penelitian sotoy ala Saya.
1.Nggak ingin orang lain tau apa yang dirasakan.
Berhubung twitter sudah “dilupakan”, jadi anak twitter bisa leluasa buat ngetwit sesuka hati. Betul begitu?
2.Lebih nyaman karena “sepi”.
Twitter sekarang ini memang sepi. Nggak banyak orang saling balas tweet kayak dulu. Jadi ada kalanya kita nulis-nulis pendek tanpa orang lain ikutan komen. Kadang kita emang butuh privacy. *Uhuk....
3.Tipe orang yang nggak suka pamer.
Hahaha....kalau yang ini kayaknya berlebihan. Tapi ada benarnya juga sih. Mana ada orang yang pamer kemana trus diposting di twitter? Kecuali share lho. Kalau pure posting lewat twitter jarang kan? Soalnya nggak bakalan ada yang tau.
4.Setia.
Apa hubungannya anak twitter sama setia coba? Ya ada. Buktinya mereka nggak semudah itu ninggalin twitter demi sosmed lain yang lebih menarik. Aku pribadi sih, bersyukur twitter masih ada. Entah apa jadinya kalau twitter tiba-tiba dihilangkan. *OhNoooo
5.Punya bakat jadi penulis.
Nggak tau bener apa enggak sih. Kalau Aku liat penulis seperti Raditya Dika dan Alitt Susanto (Mereka penulis favorit ku) masih suka ngetweet yang bijak. Dari tweet mereka bisa disimpulkan bahwa, seorang yang punya bakat nulis biasanya nggak bisa membendung apa aja yang ada dipikirannya. Mereka cenderung mengungkapkannya lewat tulisan meski hanya tweet.
Sayangnya, banyak yang masih beranggapan bahwa orang yang sampai sekarang masih suka ngetweet adalah orang-orang yang kesepian didunia nyata. No!!! Bedakan orang kesepian sama orang yang punya uneg-uneg buat disampaikan ya.
6.Nggak ada sosmed lain selain twitter.
Duh...yang ini kok kasian banget. Sosmed nya Cuma twitter doang. Tapi nggak papa sih, asal kamu follow akun-akun yang informatif, kamu nggak bakalan ketinggalan berita yang lagi hitz kok. Lagi pula, Aku pribadi juga nggak terlalu banyak sosmed sih. Yang paling menarik Cuma Instagram sama Twitter. Kalau kamu apa aja sosmednya?

Kira-kira apalagi alasan orang-orang masih demen banget main twitter? Tambahin sendiri ya? 

Popular Posts