Rabu, 04 Oktober 2017

Dear Nanta....eh....Dear Nathan merupakan film yang cocok ditonton untuk mengenang masa-masa putih abu-abu. Iya mengenang, karena bagi Aku masa SMA udah beberapa tahun lalu. Yah....jadi ketauan kalau udah tua deh. Belum kok, masih muda. Usia masih 20-an. Hahahahaa......*BisaAjaNgelesNya.

Oke kembali ke film Dear Nathan.  Awalnya sih, nggak begitu kenal sama pemainnya. Maklum lah, pemainnya pendatang baru semua. Aku sih taunya Cuma Aliando sama Ji Chang Wook. Wooooooyyy.....Ji Chang wook mah Oppa Korea kali Ta. Eh iya ding, maklum lah ya. Secara Pemeran Nathan disini sekilas mirip Ji Chang Wook. Hah? Masa sih? Iya, makanya Aku nonton. 

Yaelah...nonton Cuma gara-gara mirip sama Ji Chang Wook. Enggak lah, becanda kali. Tapi sekilas emang mirip kok. Selain itu, ceritanya bagus. Sekelas cerita SMA, Nathan merupakan cowok yang nggak mau bertele-tele dalam urusan asmara.

Masa sih? Iya bener. Aku awalnya mikir kalau film ini bakal nyeritain kisah cinta monyet yang gitu-gitu. Ternyata salah. Makanya jangan asal menilai sebelum melihat kebenarannya donk. *NgomongSamaKaca.

Film ini menceritakan tentang kisah cinta dua insan dengan karakter yang bertolak belakang. Yang berperan sebagai Nathan disini adalah Jefri Nichol yang merupakan pendatang baru. Dan dia juga ganteng. Oke fix. Dia ganteng. Meski tampan, sayangnya Nathan adalah remaja yang nakal dan suka berkelahi. Yah....intinya dia Badboy gitu.

Suatu hari Nathan bertemu dengan seorang gadis cantik, lugu dan merupakan anak perempuan yang nggak neko-neko bernama Salma yang diperankan oleh Amanda Rawles. Masa-masa SMA memang mengisahkan tentang percintaan dari pandangan pertama. Karna masa itulah biasanya orang-orang menemukan jodohnya. Apa benar begitu? Au ah.....Aku nggak nemuin. *LahMalahCurhat.

Menurutku, cerita SMA ini memiliki keunikan tersendiri. Bukan karena keduanya memiliki karakter yang bertolak belakang. Tapi karena keberanian mencintai seseorang yang harus dikejar. Tak seperti cerita SMA yang hanya bertele-tele. Nathan membuktikan bahwa kita harus memperjuangkan cinta meski awalnya sangat menyakitkan. Bahkan disisi lain, ia memiliki kehidupan yang berantakan.

Tak hanya ceritanya yang menarik, setiap film  tentu menghadirkan berbagai pesan moral. Aku pun juga begitu, punya pandangan tersendiri dari film ini. 

Bahkan setelah nonton  udah gatel banget pingin ketik-ketik dan share di blog, soalnya Nathan ganteng banget. #LohKok.....

Nah.....berikut beberapa pesan moral yang dapat diambil dari film ini, khususnya buat para remaja nih.

1.Perjuangan Cinta.

Jika diperhatikan dan dihayati, Perjuangan Nathan sangat dewasa untuk sekelas SMA, dimana dia juga mengalami masalah keluarga yang tidak semua orang bisa melewatinya. Apalagi usianya masih labil. Tapi dia berani memperjuangkan cintanya.  Duh...Kids jaman Now kayak gini juga nggak sih?

2.Jangan Terlalu Cepat Menilai.

Bagi beberapa teman yang nggak kenal banget sama Nathan, mereka hanya tau kalau Nathan adalah anak bandel yang suka bikin onar. Bahkan, beberapa mereka menganggap Nathan adalah sampah yang membawa dampak buruk. Nyatanya, bisa dilihat sendiri kan? Kenapa Nathan bisa sebandel itu. Karna apa? Kurang kasih sayang aja. Untungnya ada Salma yang bisa mengerti posisinya.

3.Orang Dimasa Lalu yang Sadar Diri.

Kalau Kamu udah nonton, pasti nggeh kan sama karakter Selly yang diperankan oleh Denira Wiraguna. Selly merupakan seseorang yang pernah ada dimasa lalu Nathan. Tapi dia hadir lagi sebagai orang ketiga yang akhirnya bisa mengalah. Yah, kadang memang orang yang dari masa lalu belum tentu sama menempati posisi yang sama seperti dulu. Karna dihati Nathan hanya ada Salma.

4.Teman yang Mendukung dan Tidak Mendukung.

Ya namanya anak-anak, ada temen yang sependapat dan tidak sependapat. Seperti halnya Salma yang punya temen yang mendukung dia berhubungan dengan Nathan. Tapi ada juga yang meminta Salma menjauhi Nathan karena hanya akan menganggu konsentrasi. Tapi semua tergantung kata hart Salma yang akhirnya percaya dengan kesungguhan hati Nathan. Ciyeeeh.

5.Jangan melihat orang dari masa lalu nya yang buruk.

Walaupun dulunya Nathan bandel, tapi dia bisa berubah menjadi lebih baik. Karna masa lalu yang buruk bukan berarti bakal buruk selamanya. Semua bisa berubah menjadi lebih baik asal ada kemauan.

Yah...pokoknya karakter badboy belum tentu buruk kok. Coba deh nonton film lain yang karakter pemeran utamanya badboy, nggak selalu buruk kan? Selalu ada sesuatu yang membuat seseorang menjadi bandel. Tapi ada alasan seseorang bisa berubah lebih baik.

Begitulah pesan moral yang Aku dapetin dari film Dear Nathan. Kenapa suka banget ngambil pesan moralnya gitu? Karna pesan moral bisa jadi pelajaran. Nonton film bukan dilihat dari seberapa populernya film itu, tapi seberapa kamu bisa  mengambil “sesuatu” dari film yang sudah Kamu tonton.



#ReviewByMissAnt  #ReviewFilmDearNathan



0 comments:

Seedbacklink

Categories

Pengunjung Hari ini

Cari Blog Ini

Translate

Tutorial Paling Mudah Daftar Freelancer di Projects.co.id

  Sumber Gambar: Pexel   Sebagai seorang freelancer, kamu tentunya sudah tidak asing dengan platform yang satu ini. Projects.co.id meru...

Tentang Penulis

Foto saya
Heloo..thank you for always visit and read my blog ^.^