Monday, 5 March 2018

Efek Film Dilan 1990



Kamu jangan nonton Dilan. Berat. Biar aku aja. Dibayarin nonton lagi juga aku mau kok. 

Yap, akhirnya aku nonton Dilan. Masa sih? Nggak percaya? Mana foto tiketnya?
Hah????

Jadi, kalau mau nonton film harus moto tiket kemudian dishare ya? No pic hoax ya? Serah deh ya. Yang jelas aku nonton Dilan. Titik. *PasangMukaManyun.

Oke fine, jadi awalnya cuma ngobrol sama temen soal film Dilan. Kemudian liat-liat di youtube dan akhirnya penasaran banget buat nonton.

Berhubung pulang kerja jam 5 sore, jadi ngambil jamnya setelah jam 5. Demi mau liat Iqbal gitu loh. Mpe rela pulang malem. *Cieee segitunya.

Sejak awal muncul pemeran utama Dilan adalah Iqbal coboy junior,  kayaknya banyak yang komplen karena kurang pas. Katanya lho ya. Soalnya aku cuma baca- baca komentar.#Yaelah.

Kalau boleh jujur, aku belum baca novel karya Pidi Baiq, jadi pas pada heboh ngebandingin kemarin aku nggak ngerti. Mau komen takut salah. Mending diam dan nonton filmnya.

Dan akhirnya Jumat 23 Februari kemarin baru bisa nonton filmnya. Udah penasaran banget sampai nggak mau ketinggalan. Kebetulan lokasi paling deket adalah Hartono mall, jadi langsung deh cuss ke CGV nya.

Tau nggak apa yang terjadi setelah duduk manis di bioskop? Yap ini penting banget. Aku kaget lihat Iqbal. Dia udah tumbuh besar dan ganteng. Secara dulu aku suka banget sama Coboy Junior. Terutama yang lagunya "Kamu".

Sepertinya sepanjang film, aku sukses dibikin cengar-cengir oleh sosok Dilan yang diperakan oleh Iqbal. Yap, gombalannya receh banget. Sukses bikin aku kangen sama seseorang yang pernah singgah. Iya singgah doang. *Sigh

Settingnya juga menggambarkan zaman dulu banget. Nelpon aja masih   pake telpon umum pinggir jalan. Jadi kalau suaranya hampir tut...tut..tut...gitu, kita harus masukin koin 100 rupiah.

Lha kok aku bisa tau? Iya soalnya aku hidup di zaman itu. Wah berarti kamu udah tua Ta? WOY beloomm. *TeriakSambilBawaKemoceng. #MauMukulOrangYangNgatainTua

Hahaha...gini amat. Tapi emang udah tak muda lagi sih. *AkhirnyaMengakui
Jadi pas liat film Dilan berasa nostalgia. Apalagi pas liat roti udel. Tau nggak roti udel? Iti loh, roti yang ada gula warna- warni dibagian atas. Ukurannya kecil banget. Sekali lahap gitu.

Kalau menurutku, roti udel memang hits di zaman ku. Yap, aku kalau makan cuma tak ambilin gulanya aja. Itu loh, gulanya yg warna-warni merah ijo kuning.

Karakter Dilan disini emang receh banget. Aku ngga tau karakter novel aslinya gimana. Soalnya belum pernah baca novelnya. Tapi denger-denger sih begitu. Tukang gombal juga.

Sekarang aku tau kenapa banyak yang demam Dilan. Bahkan tante- tante aja  banyak yang kecantol Dilan. Ya memang menggemaskan sih. Apalagi yang meranin Iqbal, cocok banget sama mukanya, suaranya dan style nya.

Pertengahan nonton udah kepikiran banget mau komen panjang lebar. Jujur ya, selama nonton cuma ngakak, geleng-geleng dan cengar-cengir. Yah, berasa balik ke masa SMA. Oiya, pas aku SMA, handphone belum se-nge-hits sekarang.

Katrok banget deh. Iya emang. Tapi bener deh. SMA zamanku masi menyenangkan banget. Dan film ini sukses bikin aku Kengen sama masa- masa SMA. And I dunno why.



~MissAnt~

5 Kelebihan Daily Clutch dari Molay



Ngomongin soal Daily clutch, aku pribadi sih lebih suka style yang sporty. Meski pilihan tiap orang beda-beda, tapi nggak tau kenapa ya, pertama kali melirik (cie melirik) Daily clutch Molay langsung jatuh cinta. Ya mungkin rasanya kayak melihat seseorang dan kamu yakin dia adalah jodohmu. Tapi sayangnya nggak jodoh karena beda keyakinan. Maksudnya aku yakin sama dia sedangkan dia nggak yakin sama aku. #YaelahCurhat.

Oke, kembali ke Daily clutch Molay.

Aku pribadi lebih suka desain yang simple. Memang sih, seleraku agak sedikit menyimpang dari selera cewek-cewek pada umumnya. Hah kok bisa? Maksudnya gini, kalau cewek-cewek pada umunya mungkin suka dengan desain cluth yang unyu-unyu dan manis banget buat dibawa kemana-mana. Sebenarnya sih fungsinya sama, namanya juga daily clutch. Hanya saja, aku lebih tertarik dengan daily clutch dari Molay karena punya beberapa kelebihan.

Oiya, buat yang penasaran banget seperti apa bentuknya, begini kira-kira potret yang aku ambil dari smartphone yang sederhana ini. #Hallah



Sekilas terlihat simple dengan warna yang khas. Tapi Daily clutch Molay memiliki beberapa kelebihan, antara lain:

1.Desainnya yang keren banget.




Pada dasarnya aku memang suka sesuatu yang beda dari yang lain. Apalagi desainya yang simpe tapi keren. Pada bagian belakang juga dilengkapi dengan resleting. Coba perhatikan, keren tapi simple kan? Aku sampai jatuh cinta lho.


2.Dilengkapi dengan Velcro.

Coba tebak, velcro itu apa? Jadi velcro itu semacam perekat yang bisa digunakan untuk merekatkan tanda. Aku juga baru tau istilahnya velcro. Kalau biasanya aku Cuma nyebut “kreketan”. Fungsinya untuk menempelkan patch, misalnya nama, golongan darah, bendera dan lain-lain. Pokoknya nempelin apa aja. Buat nempelin nama calon suami juga boleh sih. (Masalahnya belum tau siapa nama calonnya). #Uhuk


3.Terbuat dari bahan cordura.

Yap, you know lah, Cordura memiliki keunggulan seperti lebih kuat, tahan terhadap robekan dan tentu saja awet. Selain itu cordura juga tahan air. Ingat ya, Cuma percikan saja. Bukan diguyur air. Beda lho. Penasaran kan? Makanya beli dulu. Hahaa~




4.Multifungsi.

Anak zaman now belum lengkap kalau belum punya daily clutch. Sebagai anak masa kini (cie anak masa kini dari hongkong, eh enggak ding aku dari Klaten) aku lebih memilih daily clutch yang multifungsi. Kayak gini nih penampakannya.
Pas dibuka ternyata dalemnya multifungsi banget. Ada tempat untuk KTP, ATM, dan kartu penting lainnya. Sisi yang satunya dilengkapi dengan resleting dengan desain jaring-jaring. Fungsinya buat naruh uang receh atau bon abis belanja.
Kemudian jika dibelah jadi dua, akan ada space buat naruh uang kertas atau smartphone. Lumayan dalam sehingga uangnya lebih aman.




Kalau kamu termasuk orang yang suka dandan dimana saja, bagian belakang ini bisa dipakai buat tempat lipstik, bedak dan kaca kecil. Nah, praktis banget kan.





5.Resleting berkualitas tinggi dari YKK.




Daily cluth dibuat dengan resleting berkualitas yaitu YKK. YKK memiliki kelebihan lebih kuat dan tidak  udah dol. Tau nggak dol? Aduh bahasanya apa ya? Macet kali ya. Nah, kalau daily clutch ini memakai YKK zipper, pokoknya jauh dari moment “dol” tadi.

Aku pribadi sih cenderung susah milih barang kalau nggak benar-benar sukak. Bisa dilihat kan? Tas nya Cuma itu-itu aja, sepatunya Cuma itu-itu aja. Buat apa sih punya banyak tapi nggak ada yang awet, mending Cuma punya 1 tapi awet dan berkualitas (INI PRINSIP).

Seperti halnya Daily clutch Molay, sekalinya liat langsung jatuh cinta. Semacam cinta pada pandangan pertama #Uhuk. Daripada kepikiran, langsung ambil deh. Eh nggak ambil deng, mbayar lho. Belanja di Molay dapet Striker juga loh. Nanti bakalan dapet ginian.




Jadi kapan kamu mau belanja ke Molay. Untuk lebih lengkapnya bisa cek di https://www.instagram.com/molaycatalog/?hl=id 



~MissAnt~



Popular Posts