Saturday, 30 September 2017

Anakku, Kapan Kau Akan Menikah?

Tak ada yang lebih asyik dari ngobrol dengan Ibu di Pagi hari. Begitu juga yang dirasakan Tania. Gadis supel berambut pirang itu memang tergolong anak “gaul”. Tunggu dulu, “gaul” disini masih diartikan positif, artinya orang yang punya banyak teman dimana-mana saking supelnya. Tapi sayangnya, ia tak seperti gadis seumumurannya yang sudah menemukan teman hidup.
Meski Tania punya banyak teman, tapi ia masih saja sendiri dan belum menemukan pasangan yang cocok. Belum menemukan teman hidup di usianya yang sudah 29 bukan berarti ia adalah orang yang suka pilih-plih. Sayangnya banyak orang yang menganggap begitu. Kalau Tuhan belum mendekatkan seseorang untuknya, lalu kenapa banyak orang yang suka protes seenaknya dengan bertanya kapan kapan dan kapan?
Sebagai Anak perempuan satu-satunya, Ibu Tania pun khawatir dengan anaknya. Khawatir tentang kesendiriannya yang kemudian lupa mencari pasangan hidup. Tapi tidak begitu. Sebagai seoarang gadis yang sudah kebal terhadap omongan orang, ia pun sudah memikirkan dengan matang tentang pernikahan.
Satu hal yang membuatnya speechless adalah ketika Ibunya bertanya, “Nak, Kamu kapan menikah? Sudah waktunya lho”. Sebagai Anak, apa yang kalian lakukan jika seorang Ibu sudah berkata demikian? Kepikiran juga kan? Begitulah yang dialami Tania. Tapi wajarlah, dimana-mana orangtua (khususnya Ibu) cenderung lebih kepikiran kalau anak perempuannya belum menikah, terlebih diusia yang seharusnya sudah menikah.
Tapi satu hal yang bikin Tania seneng. Yaitu, saat ngeteh bersama Ibu dan membicarakan siapa saja yang akan diundang jika hari sudah tiba, ingin mengadakan Akad nikah dimana dan seputar pernikahan lainnya. Sayangnya, belum bisa tercapai karena Tuhan belum mengirimkan seseorang yang tepat bagi Tania. Dan pertanyaan yang selalu muncul diakhir percakapan adalah, “Anakku, kapan kau akan menikah”. “Secepatnya, Bu. Doakan saja”. Guman Tania dalam hati.
Kita tak pernah tau, kapan dan dimana kita akan bertemu dengan teman hidup. Bahkan, pergaulan yang luas kadang tak menjamin seseorang lebih cepat bertemu jodoh. Yang tak pernah terlintas dipikiran bisa jadi adalah teman hidup. Dan yang dikenal dekat belum tentu menjadi teman hidup. Itulah rahasia Tuhan yang kita sendiri tak pernah tau. Siapa jodohmu? Rahasia. Tanya saja pada Tuhan yang sudah mengatur segalanya.

#MissAnt




0 komentar:

Post a Comment

Popular Posts