Selasa, 19 Oktober 2021


 


Dari produk skincare kita belajar bahwa…

 

Memangnya ada ya, yang bisa dipelajari dari produk skincare? 

Bisa dong. Kalau menurut aku yang sukanya overthinking, semua yang ada di sekitar kita selalu memberikan pelajaran penting. 

Seperti halnya produk skincare, kalau dipikir secara mendalam, sebenarnya ada sedikit kaitannya dengan kehidupan loh. Aneh sih..yuk langsung aja kita bedah..

Review Safi Age Defy Cream Cleanser Deep Moisturizing 

Nggak semua produk skincare cocok dengan muka kita, ini mengandung makna bahwa nggak semua orang suka dengan kita dan kita juga berhak buat nggak suka sama seseorang

Khususnya bagi pemilik kulit sensitif, tentunya nggak semua produk skincare itu cocok di wajah kita. 

Kalau dipaksa hanya akan menyebabkan masalah pada wajah seperti bruntusan, komedoan, kulit jadi kusam dan masih banyak lagi. 

Begitu juga dengan manusia. Nggak semua orang suka dengan kita. Begitu juga sebaliknya. 

Kita berhak untuk menjauh dari mereka yang selalu bikin sakit hati. Jika dipaksakan hanya akan memengaruhi kesehatan mental. Betul, nggak?

Review Safi Age Defy Gold Water Essence

Kita nggak perlu memakai semua rangkaian produk skincare, ini mengandung makna bahwa nggak semua orang paham dengan jalan pikiran kita dan menerima apapun yang menjadi kesukaan kita

Ketika aku pakai skincare, bukan berarti aku cocok memakai rangkaian semuanya. 

Saat ini aku pakai produk dari Safi Age Defy, aku kira bakalan cocok sama rangkaian lainnya seperti serum dan tonernya, ternyata sama sekali nggak cocok. Muka malah bruntusan.

Akhirnya kembali lagi pada pemakaian awal yang cocok. 

Di sini aku malah lebih cocok pakai Safi Age Defy Deep Moisturizing, Safi Age Defy GoldWater Essence dan krim pagi-malam. Dah gitu aja sebenarnya nggak ada masalah. 

Hanya saja kemarin sok-sok an nyoba Safi Age Defy Youth Elixir dan di kulit aku nggak cocok bikin bruntusan. Kalau pas liat reviewnya emang bagus, entah kenapa nggak cocok di aku.

Kunjungi Blogku di sini ya 

Dari produk skincare tersebut juga bisa disimpulkan kalau nggak semua rangkaian skincare cocok di kulit kita, nggak semua orang paham dengan apa yang kita pikirkan. 

Nggak semua orang mau menerima apa yang kita sukai. Pada akhirnya yang bisa mengerti diri kita ya hanya kita sendiri. 

Yang bisa mengerti kondisi kulit kita yang kita sendiri. Kalau sudah dirasa cocok dengan produk dan nggak ada masalah, nggak perlu nyoba rangkaian lain.

Baca Juga!!!

Kesehatan adalah Kekayaan Paling Mahal

Pentingnya Selfcare

Mencampur rangkaian pada produk skincare nggak selalu berdampak bagus bagi kulit, hal tersebut juga mengandung makna bahwa memaksakan berteman dengan orang yang sering membuat kita tertekan hanya akan menganggu kesehatan mental

Dulu aku pernah nyoba mencampur produk safi age defy dengan safi white expert. 

Essence sama facial wash pakai safi age defy, untuk krimnya pakai yang safi white expert. 

Hasilnyaaaaaa……muka jadi jerawatan, kusem dan komedoan, Meski kata SPGnya bilang, “ini di-mix aja nggak papa kak, aman kok”. Realitanya, di aku malah bermasalah.

Definisi Bahagia yang Sebenarnya

Ini juga bisa diambil pelajaran dalam hidup, ketika kita memaksa menjaga pertemanan yang hanya membuat kita sakit hati, akhirnya hanya akan berdampak pada kesehatan mental. 

Kalau ada teman yang bicaranya seenaknya dan sering meremehkan, alangkah lebih baik kalau kita menjauh. Nanti akan didekatkan dengan orang-orang yang mampu menghargai kita kok.

Ketika kita sudah cocok dengan suatu produk, sebaiknya pertahankan hanya pada satu produk tersebut. Sama halnya, ketika kita sudah menemukan teman yang baik sama kita dan intinya saling cocok dalam hal apapun, maka pertahankanlah

Kulit aku cenderung sensitif, jadi nggak gampang menerima semua jenis produk. Setelah lepas dari krim dokter, alhamdulillah banget bisa cocok sama safi age defy. 

Ini juga rekomendasi temen yang udah pakai safi dan kebetulan cocok. Pas aku nyoba, kok enak ya. Apalagi yang Safy Age Defy Gold Water Essence, itu produk bikin kulit kenyal dan terhidrasi.

Pentingnya Me Time yang Nggak Banyak Orang Tahu

Begitu juga dalam pertemanan, pada dasarnya semua orang itu baik. Namun hanya ada beberapa yang memang benar-benar mau menerima kekurangan kita dan nggak meremehkan apa yang kita sukai. 

Meski apa yang kita sukai bertolak belakang dengan apa yang mereka suka. Kalau kamu udah menemukan teman yang dalam hati kamu selalu bilang, “ini orang kok baik banget sih, nggak mandang status kalau temenan”, SELAMAT, dia benar-benar temanmu in any condition.

4 Alasan Orang Jakarta Nggak Butuh Teman

Memilih skincare itu bukan soal murah atau mahalnya. 

Kalau yang harganya lebih miring ternyata cocok di kulit kamu, mengapa harus memaksakan pilih yang mahal dan belum tentu cocok? 

Toh..kondisi kulit orang berbeda-beda. Begitu juga dalam hidup, ada banyak hal yang memberi kita pelajaran penting. 

Setiap apa yang kita alami adalah sebuah pelajaran berharga yang akan membuatmu menjadi pribadi yang lebih kuat mental.

 

Semangat ya!

 

 




~MissAnt~


0 comments:

Seedbacklink

Categories

Pengunjung Hari ini

Cari Blog Ini

Translate

Tutorial Paling Mudah Daftar Freelancer di Projects.co.id

  Sumber Gambar: Pexel   Sebagai seorang freelancer, kamu tentunya sudah tidak asing dengan platform yang satu ini. Projects.co.id meru...

Tentang Penulis

Foto saya
Heloo..thank you for always visit and read my blog ^.^