Wednesday, 31 May 2017

Perbedaan Antara Sombong, Cuek, dan Jutek


 Kadang ketiga kata tersebut memang seringkali disalahartikan. Yang sebenarnya cuek, justru dibilang sombong. Yang sebenarnya jutek, seringkali dikira cuek. Salah kaprah kayak gitu kalau dibiarkan terlalu lama bisa fatal. Supaya tidak menimbuklan kesalahpahaman, berikut Saya jelaskan perbedaannya. Tapi ini hanya berdasarkan kesoktauan sedikit pengetahuan Saya. Soalnya heran aja sih, beberapa orang masih salah kaprah soal hal ini.

Sombong

Pada dasarnya orang bersikap sombong baisanya merasa kalau dia punya segalanya. Tapi bukan berarti orang sombong itu selalu cuek. Nggak juga sih. Banyak kok, orang sombong yang ramah banget. Catet ya, orang sombong tidak selalu cuek. Mereka cenderung malah menyombongkan diri dengan sikap yang lemah lembut. Catet ya....

Cuek

Cuek tak hanya dilakukan oleh orang sombong. Bahkan orang yang hidup serba kekurangan saja bisa saja cuek. Cuek tidak selalu identik dengan sombong. Hanya saja, orang yang cuek emang bawaan dari sono. Jadi nggak ada hubungannya kalau orang cuek itu sombong. Banyak juga kok, yang awalnya cuek, setelah kenal jadi ilang kesan cueknya. Makanya bedakin eh bedain yaaa.

Jutek

Lain lagi dengan Jutek. Jutek itu biasanya langsung dari keliatan dari raut wajah seseorang. Tapi orang jutek belum tentu sombong maupun cuek. Kadang orang terlihat jutek, tapi sebenarnya ia enak diajak ngobrol. Ada juga orang jutek yang care banget sama teman-teman nya.


E tapi ada juga orang yang cuek, sombong dan jutek. Kadang emang kita bisa nemuin sifat orang dengan “paket komplit” seperti itu. Tapi inget ya, ketiganya memiliki makna yang berbeda. So...jangan hanya melihat dari satu sisi saja. 

Cara Mengatur Waktu Selama Puasa Ramadhan (Khusus Freelancer)

Bagi para pemburu kerja paruh waktu alias Freelance alias Partimer, bulan Ramadhan tak harus dipakai buat malas-malasan dong. Walau beberapa orang menganggap pengangguran, tapi biarkan saja. Toh...kita yang usaha dan kita yang dapet duit. Ya kan?

Okay baiklah. Puasa Ramadhan tentunya menjadi waktu yang spesial. Khususnya bagi umat muslim. Bagi pekerja kantoran, ini tentunya nggak masalah karena tetap bekerja seperti biasa. Tapi gimana dengan pengangguran Freelancer? Gimana cara bagi waktunya? Jadi gini, enaknya menjadi seorang Freelancer memang bisa mengerjakan pekerjaan dimana saja, mau nggak mandi juga monggo, mau ngerjain sambil tiduran juga it’s okay lah. 

Nah...buat kamu-kamu supaya bisa manage waktu dengan baik, berikut tips-tipsnya,

Bangun jam 03.00

Sholat tahajud juga masih masuk kategori waktu terbaik lho. Bagi sebagian orang, mengerjakan sholat tahajud saat bulan Ramadhan menjadi kewajiban tersendiri. Banyak do’a minta jodoh bagi yang masih single.

Jam 03.30

Makan sahur. Usahakan makanan yang mengandung banyak karbohidrat supaya puasa lebih bersemangat. Minum air putih yang banyak biar nggak kekurangan cairan. Sambil menunggu waktu imsyak, gunakan waktu sebaik mungkin.

Jam 04.30

Sholat subuh. Walapun waktu sholat shubuh di setiap daerah berbeda-beda, tapi berhubung tinggalnya di Jawa, jadi waktu Adzan subuhnya jam 04.30.
Oiya, usahakan setelah sholat subuh jangan tidur lagi ya. Kamu bisa mengerjakan pekerjaan rumah seperti mencuci, menyapu dan lain-lain. Mumpung masih semangat gitu.

Jam 06.30

Kalau kamu seusai subuh langsung mengerjakan pekerjaan rumah, dijamin jam setengah 7 atau jam 7-nan pekerjaan rumah selesai. Semakin pagi kamu mengerjakan pekerjaan rumah, maka lebih cepat untuk kamu free kerjaan rumah.

Jam 07.30

Saatnya kamu mandi dan nongrong didepan leptop. Mulai kerjakan pekerjaan yang kamu dapat. Yah namanya juga Freelancer, kalau lagi ada kerjaan ya ada, kalau enggak ada kerjaan yang searching kerjaan lain. Pastikan kamu punya koneksi internet ya. Biar nggak “ngelangut”.

Jam 12.00

Istirahat. Yess!! Emangnya pekerja kantoran aja yang bisa istirahat jam 12 siang. Freelancer juga donk. Asal bisa bagi waktu, everything gonna be okay. Istirahat pas puasa bulan puasa pastinya Cuma sholat zuhur. Nggak mungkin juga mau makan siang kan? Jangan lupa kumur-kumurnya lho. Jangan sampai kumur 3 kali keluarnya 2 kali, atau malah keluar sekali. Jangan ya. Pokoknya jangan.

Jam 13.00

Kamu bisa lanjut didepan leptop nyari-nyari side job (kalau emang belum ada kerjaan lagi ) atau nonton film yang ada dileptop. Atau kamu bisa milih buat tidur bentar, nggak papa tidur bentar. Tapi jangan kelamaan ya, tar yang ada malah badan lemes.

Jam 14.00

Setelah istirahat kurang lebih 1 jam, pastinya bada terasa seger banget. Yukk..balik lagi ke leptop. Cari-cari info lagi. Pokonya jangan males ya. Jadi Freelancer musti tekun.

Jam 15.00

Sholat Ashar. Setelah itu, kamu bisa bantu-bantu Emak buat nyiapin buka puasa. Kalau Kamu anak kost, coba deh keluar ngabuburit sambil nyari makan buat buka. Lumayan bisa nyegerin mata. Jangan mandangin leptop mulu ah.

Jam 17.00

Siap-siap mandi buat nunggu adzan Magrib. Kalau badan udah bersih kan enak. Tinggal duduk manis sambil nunggu buka.

Jam 17.30

Dan, yang ditunggu-tunggu akhirnya datang. Buka puasa paling mantab emang diawali teh manis (Waktu adzan magrib tiap Kota beda-beda lho, kalau daerah Jawa, rata-rata jam segitu ). Setelah sruput teh manis, sholat magrib sekalian ya. Makannya setelah sholat aja, atau terserah enaknya gimana.

Jam 18.50

Persiapan buat sholat tarawih. Kalau kamu lagi males ke masjid. Taraweh di rumah juga nggak papa kok. Sesekali aja tapi. Setelah itu, sempatkan baca Al-quran. Sempatkanlah walau hanya satu ayat. #Ceile...Mendadak sok bijak.

Jam 20.30

Mari-mari merapat ke leptop lagi. Pokoknya selalu ada aja kesibukan kalau ada leptop. Ini sangat membantu kamu-kamu yang nyari side job mengandalkan leptop.

Jam 22.00 atau lebih. . . .

Waktunya tidur biar nggak kesiangan sahurnya. Atau kalau kamu terbiasa tidur larut malam, lanjutkan aktifitasmu didepan leptop Nak. Tapi jangan malem-malem lho.


Well, begitulah cara manage waktu buat para Freelancer. Kalau bisa bagi waktu dengan baik, tentu semua akan lancar. Yang penting usaha.

Popular Posts