Thursday, 19 September 2019

6 Cara Mudah Mengatur Keuangan Bagi Yang Borosnya Nggak Ketulungan

Sumber gambar : Google



Ngomongin soal boros, aku jadi tersingung banget. Ya emang aku boros banget. Sungguh sebuah pengakuan yang memalukan. Biasanya orang baru kerasa boros kalau sudah bokek. Iya nggak? Iya bangeeet.

Semakin ke sini, aku ngerasa banyak banget artikel maupundari youtube yang ngebahas soal keuangan. Sebenarnya sudah ada dari dulu sih, tapi aku baru nyadar dan sudah seharusnya memikirkan nasib keuanganku.

Dua bulan terakhir ini aku emang boros banget. Hidup kayaknya nggak ada tujuan gitu. Tapi lama-lama aku sadar. Kalau terus-terusan kayak gini, aku bakalan nggak punya tabungan. Padahal  ya, jadi perempuan harus pandai-pandai mengatur keuangan.

Beberapa waktu aku juga pernah nulis soal tips menata keuangan ala Raditya Dika. Aku suka sama konten Youtubenya Radit dan waktu itu lagi bahas keuangan. Jadi, sekalian aku review aja. Nah....kemarin ternyata ada konten yang baru dan bahas financial gitu, dari situ aku mulai mikir kalau mengatur keuangan ternyata penting banget. Telat banget yaaa....baru sadar. Nggak papa, nggak ada kata terlambat kok.

Sebenarnya pernah ngobrol sama temen dan ngasih solusi gimana cara biar nggak boros. Dia bilang cara yang paling mudah adalah dengan menyisihkan uang dalam amplop. Aku tanya, “Loh kenapa harus amplop? Kenapa nggak pakai dompet emak-emak aja”, lalu dia jawab, “Ya kan kalau pake amplop lebih keliatan meyedihkan nggak punya duit gitu, jadi memaksa kita buat irit”.

*GREAT  ANSWER*

Dari artikel yang berseliweran, aku jadi paham banget gimana pentingnya mengatur keuangan. Semua memang dimulai dari yang kecil dulu. Biar nanti kalau sudah berkeluarga nggak kaget. Gimana mau ngatur keuangan keluarga kalau ngatur keuangan sendiri aja masih berantakan. Aje gileee......

Buat kamu yang juga boros sama kayak aku, marilah kita sama-sama belajar mengatur keuangan agar kedepannya bisa lebih baik dalam mengelola keuangan. Lalu gimana cara mudah mengatur keuangan khusus buat yang boros?

Beginilah caranya

1.Sisihkan uang khusus untuk biaya hidup.

Biaya hidup yang dimaksud di sini meliputi, bayar kost (bagi yang ngekos), uang bensin, uang makan dan kebutuhan sehari-hari kamu. Lalu, masukkan ke dalam amplop. Aku juga udah beli amplonya. Ternyata manjur juga pake metode amplop.

Usahakan agar kamu membuat perincian dengan tepat. Jadi kalau abis gajian, ambil uang secukupnya. Pokoknya yang kira-kira cukup untuk biaya hidup sebulan. Ingat ya, ini udah termasuk beli sabun, shampoo, isi ulang galon, peralatan badan dan wajah. Buat itung-itungan yang benar dan tepat biar nggak nombok.

2.Buat catatan pengeluaran.

Setiap ada pengeluaran, entah itu jajan es teh ke angkringan, usahakan agar tetap dicatat. Supaya kita tahu apa aja pengeluaran kita. Jadi biar jelas uangnya lari ke mana. Kalau males bikin catatan, manfaatkan notes di smartphone kamu.

Kalau aku sih, lebih suka nyatet pake buku kecil gitu. Pakai cara kuno soalnya anak jadul. Hahaha...Mencatat pengeluaran akan membuatmu mikir, “oh ternyata aku beli ini itu yang nggak berguna banget”. Begitulah kira-kira. Kalau sudah begini, jadinya nyesel dan bakal hati-hati buat ngeluarin duit.

3.Jangan mudah terpengaruh gaya hidup orang lain.

Kalau aku sih, sebenarnya nggak mudah terpengaruh sama gaya hidup orang lain. Yang bikin nggak bisa ngerem itu piknik. Tiap liat akun yang posting foto-foto liburan bawaannya pingin ke sana. Meski begitu ya wajarlah...namanya orang pingin liburan itu wajar. Asal nggak sering-sering aja. Kalau sering-sering ya bangkrut, apalagi kalau gaji pas-pasan .

Liburan itu penting. Pastikan kamu nggak terpengaruh buat liburan terus-terusan. Kalau ada duitnya sih nggak papa. Nah....kalau pas-pasan kan kalau bokek jadi bingung mau makan apa. Lah....malah curhat. Hahaha

4.Usahakan selalu menyisihkan uang untuk kebutuhan darurat.

Nah....ini yang susah. Jangan berpikir kalau semua bakalan tercukupi tanpa kamu ada tabungan sedikit. Kebutuhan darurat di sini misalnya, ban bocor, tas mendadak sobek di tanggal tua, dan masih banyak lagi. Ini memang sering terjadi. Meski kita nggak bakal nyangka, tapi siap-siap aja. Misalnya kayak aku gini, udah tanggal tua tapi tas merahku rusak, sepatu udah mau jebol. Nah....kan....nah...kan....ada ada aja sih.

Di sinilah dana darurat bisa dimanfaatkan. Makanya kita harus pinter-pinter mengelola dana darurat. Cara paling mudah untuk menyisihkan dana darurat adalah dengan meletakkan di dompet lain. Selipkan di sela-sela dompet dan buat dirimu lupa seakan kamu punya simpenan itu. Tapi jangan lupa beneran. Pura-pura lupa aja.

5. Investasikan sebagian gaji.

Aku pribadi emang agak susah sih buat ngelakuin hal ini. Tapi jangan terus-terusan berpikir kalau ini sulit. Cara termudah buat investasi adalah beli emas. Kalau gajian, usahakan kamu bisa beli emas. Nggak perlu emas batangan dulu. Cari emas setengah gram dulu aja kalau mampunya segitu.Itung-itung buat tabungan. Nanti kalau ada uang lagi, kamu bisa nambah beli emas lagi. Nggak papa, sedikit demi sedikit lama-lama kamu jadi raja emas dan kaya raya. Aamiin.

6.Mulai pikirkan mana yang menjadi prioritas untuk dibeli.

Semakin dewasa pasti lebih bisa mikir mana yang harus banget  dibeli dan mana yang harus ditekan. Jangan apa-apa dibeli semua dan akhirnya hanya akan useless. Kalau masih sulit, setiap mau beli sesuatu. selalu ingat-ingat, kira-kira ini nanti buat apa? Berguna banget atau enggak.

Begitulah cara paling mudah mengatur keuangan biar nggak boros banget. Kalau kamu baru belajar menata keuangan, nggak papa ada temennya kok. Mungkin di luar sana masih banyak yang keuangannya berantakan dari kita. Optimis aja pokoknya.

Kalau kalian nemu cara lain biar gampang menata keuangan yang masih berantakan, jangan lupa share di kolom komentar yak? Berbagi pikiran tak akan pernah rugi. Betol?

~MissAnt~

0 komentar:

Post a Comment

Popular Posts