Wednesday, 25 April 2018

8 Mitos Tentang Introvert yang Masih Dipercaya



Bicara soal mitos tentang introvert, beberapa orang tentu masih banyak yang percaya. Paling nggak mereka akan bergumam dalam hati, “Hm....secara dia introvert, ya pantas saja lah”. Aku pribadi juga heran dengan orang yang suka merendahkan kaum introvert. Dan parahnya lagi, yang merendahkan introvert juga belum tentu ekstrovert.

Ya memang sih, menilai lebih gampang ketimbang berkaca pada diri sendiri. Tapi bagi orang-orang yang suka baca, tentu paham donk, setiap orang memiliki karakter yang berbeda. Tiap-tiap orang punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Tak ada yang sempurna.

Aku nulis tentang ini sebenarnya bukan karena aku sendiri Introvert (meski beberapa orang meganggapku introvert), tapi karena banyak orang yang masih percaya mitos-mitos introvert hingga akhirnya aku nyari sumber dan ingin aku tuangkan dalam artikel ini.

Jadi, mereka selalu menganggap kaum introvert itu. . . .

1.Introvert tidak suka ngobrol.

Siapa bilang introvert nggak suka ngobrol. Tunggu dulu, buat dia tertarik dengan sesuatu yang bikin dia nyaman, dijamin bakalan nggak bisa diem. Yang jadi masalah, kadang orang introvert kurang tertarik dengan obrolan yang menurutnya nggak penting. Dan ini seringkali dinikai kalau introvert nggak suka ngobrol.

2.Introvert cenderung pemalu.

Faktanya, bukan pemalu, hanya saja orang-orang introvert tidak suka orang lain memperhatikannya. Maka dari itu, mereka cenderung berbicara pelan tanpa harus membuat orang lain memperhatikan gerak-geriknya. Tapi hal ini bukan berarti mereka pemalu, hanya tidak ingin menjadi pusat perhatian.

3.Introvert termasuk orang yang kasar.

Beberapa orang seringkali menganggap kalau seorang introvert cenderung kasar, nyatanya tidak demikian. Intovert hanya tidak suka perdebatan yang bertele-tele. Dia lebih suka dengan orang-orang yang apa adanya tanpa kebanyakan basa-basi. Tak heran jika banyak orang menganggap orang introvert itu kasar. Padahal mereka enak diajak ngobrol.

4.Introvert kurang suka berkumpul dengan orang sekitar.

Lebih tepatnya, antisosial. Bukan, introvert sama sekali bukan orang anti sosial. Mereka adalah tipe orang yang, jika sudah cocok dengan satu orang, maka mereka bakalan loyal. Namun jika sudah dikhianati, maka akan menjauh dan tidak mau kenal lagi. Mungkin ini yang membuat para introvert dikenal dengan “antisosial”.

5.Introvert tidak suka pergi ke tempat-tempat umum.

Yap, introvert memang tidak suka pergi ke tempat-tempat umum untuk waktu yang lama. Mereka hanya sekedar mencari inspirasi selama beberapa jam saja. Tapi ini bukan karena mereka tidak suka berada di tempat umum, hanya saja tidak ingin terlalu lama. Paham kan maksudnya.

6.Introvert lebih suka menyendiri.

Siapa bilang? Kenyataannya, mereka juga suka berkumpul kok. Kadang memang si introvert ini lebih suka “berdiskusi” dengan pemikirannya sendiri. Mungkin hal inilah yang membuatnya sering dicap penyendiri. Tapi nyatanya salah.

7.Kebanyakan Introvert Aneh.

Kenapa kebanyakan orang menganggap kalau introvert itu aneh. Padahal kenyataanya, mereka hanya tidak suka dengan keramaian. Beberapa orang juga menganggap introvert aneh karena sering mengambil keputusan yang sudah tidak “tren” lagi. Introvert juga sering dikait-kaitkan dengan penyendiri, nyatanya dia memang lebih nyaman saat sendiri. Namun bukan berarti penyendiri.

8.Intovert tidak tau bagaimana caranya bersenang-senang.

Introvert seringkali dibully lantaran dianggap tidak tau bagaimana caranya bersenang-senang. Siapa bilang begitu, hanya saja mereka tidak menunjukkan bagaimana caranya bersenang-senang. Mereka punya cara sendiri untuk bersenang-senang. Itulah beberapa mitos tentang introvert yang masih sering disinggung hingga sekarang.




~MissAnt~

0 komentar:

Post a Comment

Popular Posts