Thursday, 24 October 2019

Keunggulan Membaca Q.S Al-Kahfi ayat 1-10 di Hari Jumat


Sebenarnya aku bikin konten kayak gini agar lebih mudah dalam membacanya. Awalnya sih, liat beberapa status temen yang sering nongol di hari Jumat, yang bunyinya kira-kira begini, "Sudah hari Jumat nih, jangan lupa baca surat al-kahfi ya". Begitulah kira-kira. Sudah sejak lama aku liat seperti itu dan temenku tak pernah lupa buat update status WA setiap Jumat.

Dan,....akhirnya aku penasaran. Akhirnya aku nemu blog temen yang sudah ada surat al-kahfi ayat 1-10. Temenku dapet sumbernya dari sini nih. Kalau dipikir-pikir, sekarang ini orang lebih suka gugling dibanding buka al-quran langsung kan? Iya kan? soalnya aku juga begitu. Aku nggak munafik sih. Hehehe...

Seperti artikel yang aku baca seputar surat al-kahfi, ternyata ada keutamaan tersendiri jika surat ini dibaca setiap hari jumat. Sebenarnya aku sudah tahu dari dulu, tapi emang jarang membacanya. (Astagfirulloh.....)

Begitu utamanya, sampai-sampai banyak hadist Nabi Muhammad SAW yang membahas ayat tersebut. Rasulullah menjelaskan beberapa kali betapa pentingnya mengamalkan surat tersebut, khususnya di hari Jumat. Dan rupanya, Al-Kahfi memang memiliki beberapa keunggulan, khususnya kalau dibaca di hari Jumat.

Lalu, apa saja keunggulan membaca surat al-kahfi di hari Jumat?

1.Sebagai pelindung dari fitnah Dajjal.

Sebaia orang muslim, pastinya kita tidak asing dengan yang namanya Dajjal. Seperti yang sudah diriwayatkan oleh Nabi Muhammad SAW, Dajjal merupakan sosok yang akan muncul menjelang hari akhir / kiamat.

Bahkan, hampir semua Nabi memberikan wasiat pada umatnya agar berlindung pada Alloh dari fitnah Dajjal. Orang yang hidup di zaman Dajjal akan mendapatkan ujian iman yang sangat berat sehingga Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa siapapun yang menghafal surat al-kahfi 1-10 akan terlindung dari fitnah Dajjal.

2.Disinari cahaya antara dirinya dengan ka'bah.

Siapa sih yang nggak ingin pergi ke Mekah dan melihat Ka'bah. Siapa sih yang nggak pingin umroh atau naik haji. Apalagi kalau ke sana sama pasangan. Waduh....rasanya kok sempurna banget ya. Nah..menurut riwayat Nabi Muhammad SAW, siapapun umat islam yang membaca surat al-kahfi di hari Jumat, maka akan disinari oleh cahaya antara dirinya dengan Ka'bah. Subhanalloh....

3.Mendapatkan pengampunan dosa.

Di dunia ini memang nggak ada manusia suci. Bahkan ahli Ibadah saja pasti punya dosa walaupun hanya sedikit. Sebagai manusia yang penuh dosa, kita harus banyak-banyak mohon ampun atas dosa yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Selain membaca Istigfar, Rasululloh SAW juga meriwayatkan agar kita membaca surat al-kahfi di hari Jumat.

Konon katanya, barang siapa yang penuh dengan keikhlasan membaca surat al-kahfi di hari Jumat maka akan terpancar cahaya dari bawah kakinya sampai ke langit yang nantinya akan meneranginya di hari kiamat. Tak hanya itu saja, emmbaca surat al-kahfi juga akan diampuni dosa kita di antara dua Jumat.

4.Rumah terlindung dari gangguan SETAN.

SETAN kenapa harus dicapslock yak? Iya karena selalu ada di mana-mana dan menyesatkan. Jadi kalau kamu sesatm berarti kamu sedang berteman sama SETAN. heheee...

Yang namanya SETAN akan selalu menggoda manusia untuk melakukan maksiat, dan semua tergantung iman. Kalau imannya bagus, maka SETAN bakalan males deket-deket. Tak hanya menggoda manusia, setan juga menghuni rumah kita untuk membisikkan godaan yang menyesatkan.

Namun, diriwayatkan Ibnu Mardawaih dari Abdullah Bin Mughaffal, yang menyebutkan bahwa rumah yang dibacakan surat Al-Kahfi dan Al-Baqoroh tidak akan dimasuki setan sepanjang malam itu. Sunnah membaca surat al-kahfi sendiri pada malam Jumat yang diawali sejak terbenamnya matahari di hari Kamis atau hari Jumatnya.

Berikut bacaan surat al-kahfi 1-10. Aku dapet konten yang ada tulisan arabnya ini dari sini.







'Barangsiapa yg hafal sepuluh ayat pertama dari surat Al Kahfi, 
terjaga dari fitnah Dajjal' 
(HR. Abu Dawud)




بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.





(1). الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَنْزَلَ عَلَىٰ عَبْدِهِ الْكِتَابَ وَلَمْ يَجْعَلْ لَهُ عِوَجًا ۜ
Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan kepada hamba-Nya Al Kitab (Al Qur'an) dan Dia tidak mengadakan kebengkokan di dalamnya.
.

(2). قَيِّمًا لِيُنْذِرَ بَأْسًا شَدِيدًا مِنْ لَدُنْهُ وَيُبَشِّرَ الْمُؤْمِنِينَ الَّذِينَ يَعْمَلُونَ الصَّالِحَاتِ أَنَّ لَهُمْ أَجْرًا حَسَنًا
sebagai bimbingan yang lurus, untuk memperingatkan akan siksaan yang sangat pedih dari sisi Allah dan memberi berita gembira kepada orang-orang yang beriman, yang mengerjakan amal saleh, bahwa mereka akan mendapat pembalasan yang baik.


(3). مَاكِثِينَ فِيهِ أَبَدًا
mereka kekal di dalamnya untuk selama-lamanya.


(4). وَيُنْذِرَ الَّذِينَ قَالُوا اتَّخَذَ اللَّهُ وَلَدًا
Dan untuk memperingatkan kepada orang-orang yang berkata: "Allah mengambil seorang anak".


(5). مَا لَهُمْ بِهِ مِنْ عِلْمٍ وَلَا لِآبَائِهِمْ ۚكَبُرَتْ كَلِمَةً تَخْرُجُ مِنْ أَفْوَاهِهِمْ ۚإِنْ يَقُولُونَ إِلَّا كَذِبًا
Mereka sekali-kali tidak mempunyai pengetahuan tentang hal itu, begitu pula nenek moyang mereka. Alangkah jeleknya kata-kata yang keluar dari mulut mereka; mereka tidak mengatakan (sesuatu) kecuali dusta.


(6). فَلَعَلَّكَ بَاخِعٌ نَفْسَكَ عَلَىٰ آثَارِهِمْ إِنْ لَمْ يُؤْمِنُوا بِهَٰذَا الْحَدِيثِ أَسَفًا
Maka (apakah) barangkali kamu akan membunuh dirimu karena bersedih hati sesudah mereka berpaling, sekiranya mereka tidak beriman kepada keterangan ini (Al Qur'an).


(7). إِنَّا جَعَلْنَا مَا عَلَى الْأَرْضِ زِينَةً لَهَا لِنَبْلُوَهُمْ أَيُّهُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا
Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang ada di bumi sebagai perhiasan baginya, agar Kami menguji mereka siapakah di antara mereka yang terbaik perbuatannya.


(8). وَإِنَّا لَجَاعِلُونَ مَا عَلَيْهَا صَعِيدًا جُرُزًا
Dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menjadikan (pula) apa yang di atasnya menjadi tanah rata lagi tandus.


(9). أَمْ حَسِبْتَ أَنَّ أَصْحَابَ الْكَهْفِ وَالرَّقِيمِ كَانُوا مِنْ آيَاتِنَا عَجَبًا
Atau kamu mengira bahwa orang-orang yang mendiami gua dan (yang mempunyai) raqim itu, mereka termasuk tanda-tanda kekuasaan Kami yang mengherankan?


(10). إِذْ أَوَى الْفِتْيَةُ إِلَى الْكَهْفِ فَقَالُوا رَبَّنَا آتِنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًا
(Ingatlah) tatkala pemuda-pemuda itu mencari tempat berlindung ke dalam gua lalu mereka berdo`a: "Wahai Tuhan kami berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini)".




سورة الكهف
Artinya: Ashabul Khafi(Penghuni-Penghuni Gua)
AL-Kahfi 110 Ayat,Surat Ke 18
Golongan Surah Makkiyyah




0 komentar:

Post a Comment

Popular Posts