Friday, 21 June 2019

7 Hal Yang Harus Kamu Renungkan Setelah Nonton Film Single Part 2





“Aku kira aku sayang, ternyata cuma kesepian”

*NahLoh

Begitulah percakapan yang ngena banget di Film Single Part 2. Siapa yang udah nonton? Buat kamu yang masih Single, film ini wajib banget kamu tonton deh. Eh tapi nggak harus single ding, yang udah punya pasangan juga wajib nonton film ini. Film ini memang masih ada kaitannya dengan Single part 1 yang tayang pada tahun 2015 silam. Kalau kamu belum nonton yang single part 1 nggak papa, yang penting kamu masih single saat nonton single part 2. #LahGimanaSih

Dari dulu aku memang udah suka banget sama fuilm-filmnya Raditya Dika. Pokoknya aku ngikutin sejak Kambing jantan, Stand up comedy sampai serial  malam minggu miko. Semua udah aku tonton mpe apal banget gaya nyelenehnya bang Dika kalau bikin film.

Kalau menurutku, filmnya bang Dika nggak ada yang jelek. Selalu ada pesan yang ngena banget pada bagian akhir. Seperti halnya film single part 2 ini. Aku nonton karena penasaran sama ending kisah cinta Ebi dan Angel. Oiya, film ini merupakan film terakhir bang Dika sebelum menikah dan jadi papahnya Alinea. Apakah nantinya bang Dika bakalan bikin film dengan tema keluarga? Who Knows.




Ada beberapa alasan mengapa kamu harus nonton film single part 2. Meski kamu nggak ngikutin single part 1, nggak papalah nonton. Siapa tahu pas nonton single part 2 kamu dapet gandengan dan nggak single. #BisaaaaBisaaaaa

Untuk kamu yang masih jomlo, kasian deh lo  kamu wajib nonton film ini karena film ini membawa beberapa pesan yang membuatmu makin semangat menjalani ke-jomlo-anmu. Hahaha...puas banget keknya yak. Berikut beberapa hal yang harus kamu renungkan setelah nonton film single part 2;

1.Single bukan berarti kesepian.

Banyak sekali yang beranggapan kalau nggak punya pasangan itu kesepian, ke mana-mana sendirian, pokoknya menyediahkan banget. Tapi hal itu salah besar. Single bakalan bikin kamu lebih menghabiskan dengan teman maupun keluargamu. Saat kamu belum ada pasangan, jangan beranggapan kalau orang yang punya pasangan hidupnya lebih bahagia dari kamu. Semua pasti ada alasannya, termasuk mengapa kamu masih sendiri sampai saat ini. 

2. Jangan mencari pasangan hanya karena semata.

Buat yang udah nonton, pastinya inget donk sama percakapan ini "Aku kira aku sayang, ternyata kesepian”. Ini sih ngena banget. Banyak orang yang asal cari pasangan karena kesepian. Nah,,,anggapan itu sebaiknya dibuang jauh-jauh deh. Kamu mau kayak Angel di film ini? Yang keliatannya punya pasangan tapi sebenarnya bukan sayang maupun cinta, tetapi hanya kesepian aja. 

Di dunia ini sebenarnya nggak ada orang yang kesepian selama masih ada teman atau keluarga untuk berbagi. Kalau kamu mikirnya selalu kesepian lantaran nggak punya pasangan, itu namanya bukan kesepian tapi kamunya aja yang nggak punya temen atau keluarga yang peduli. Bedakan yak.

3. Dengarkan saran orang terdekat.

Semandiri apapun kita, sebaiknya jangan terlalu egois. Ada baiknya kita mendengarkan saran dari orang terdekat. Percayalah, orang terdekatmu adalah orang yang paling peduli denganmu. Sesekali dengarkan saran dan nasehatnya. Jangan anggap mereka ikut campur. 

4.Merayakan hari spesial tidak harus sama pacar.

Nih ya buat kamu yang masih galau pas ulang tahun tapi nggak punya pacar, jangan kek gitu lah. Merayakan pertambahan umur tak melulu harus punya pacar karena kamu bisa merayakan bareng temen-temen terdekatmu. Yang peduli dengan hari jadimu tidak selalu pacarmu tetapi justru orang tedekatmu. 

5.Jangan terburu-buru memilih pasangan.

Hanya kerena banyak orang yang bilang, "kapan kamu nikah, udah berumur lho", bukan berarti kamu harus berlomba-lomba nyari asal cepet aja. Ingat ya, pernikahan itu bukan perkara hidup dengan orang lain selama sehari dua hari tetapi kamu akan melangsungkan hidup selamanya. Jadi jangan terburu-buru dalam mengambil keputusan soal ini. 

Baca juga : 

Keputusan sebelum menikah

Pertimbangan sebelum menikah

Prosedur pernikahan paling sederhana

6. Jujurlah dengan apa yang kamu rasakan. 

Kalau emang sayang ya bilang aja sayang. 

Sebenarnya yang bikin gemes di film ini adalah soal kejujuran aja sih. Entah karena gengsi ditolak apa gimana ya? Ebi enggan mengungkapkan perasaannya ke Angel karena nggak mau patah hati. Sementara Angel juga tidak jujur sama perasaannya. 

Sebenarnya apa susahnya sih jujur dan bilang, "Aku sayang kamu". E tapi kalau aku ada di posisi Angel juga gengsi kalau bilang sayang. Ya masa cewek bilang duluan. Tapi nggak masalah sih, yang penting isi hati tersampaikan. Hahaha....#AsSimpleAsThat

7. Jangan terlalu menutup hati.

Suka sama seseorang yang nggak kesampaian atau malu untuk mengungkapkannya sih sah-sah aja, asal kamu jangan menutup diri. Mungkin saja masalah yang bikin kamu sampai sekarang masih sendiri adalah diri kamu sendiri, yaitu kamu terlalu menutup hati bahkan menguncinya sampai susah diketuk-ketuk. Kalau udah kayak gini kan kasian yang mau deketin kamu jadi nggak bisa masuk. Iya masuk ke hati kamu. #ElahDah....

Begitulah pesan yang aku ambil setelah nonton Film Single Part 2. Menurut kalian gimana? Sama kayak aku atau punya pandangan lain? 



~MissAnt~

Thursday, 20 June 2019

5 Pesan Yang Disampaikan Dalam Film Ghost Writer 2019





"Kenapa nggak jadi Ghost Writer gue aja, jarang-jarang lho ada Ghost writer yang beneran Ghost"

Begitulah percakapan yang menggelitik antara Naya (Tatjana Saphira) dengan Galih ( G Pamungkas) yang menggelitik. Iya, ditambah lagi dengan mimik wajah Ge yang innocent banget. 

Sebenarnya udah lama pingin nonton film ini. Hanya saja tayangnya bertepatan dengan lebaran. Tau sendiri kan kalau lebaran saya sibuk. *LahBodoAmatTaaaa

Sebelumnya sebenarnya udah banyak sekilas review berkeliaran di rituitan twitternya Ernest prakasa dan Arie kriting. Setelah nonton sendiri emang bener. Komedinya dapet, horornya dapet dan trenyuhnya juga dapet. 

Film ini diproduseri oleh Ernest Prakasa dengan Scriptwriternya adalah Benedion Rajagukguk. Pemainnya adalah para komika. Kebayang kan kocaknya kayak apa. Apalagi kalau ada bude Asri welas dan Pak Arief Didu, dijamin tambah koplak deh. 

Ada banyak pelajaran yang bisa kita ambil di film ini. Kebiasaan emang, kalau review film lebih suka ngambil moral value. Karna menurutku setiap film atau buku selalu punya pesan yang disampaikan. Iya nggak? Seperti halnya dari film Ghost Writer.



1.Jangan jadi penakut.

Setiap orang pasti punya rasa takut. Tapi jangan jadi  penakut. Pada dasarnya sekeliling kita juga ada makhluk yang tidak terlihat. Asal kita tidak mengganggu, maka "mereka" juga nggak akan mengganggu kita. 

2. Tepati janji dengan siapapun.

Hanya karna berambisi ingin menerbitkan novel, Naya akhirnya ingkar janji dengan Galih. Sebelumnya Galih punya satu syarat agar nanti novelnya diterbitkan tanpa mendramatisir. Namun pada akhirnya Naya malah mengubah endingnya dan membuat Galih marah. Pokoknya, sekecil apapun janji harus ditepati. Tak peduli dengan siapa kamu berjanji, sebaiknya ditepati karena janji adalah hutang. 

3.Keluarga adalah segalanya.

Kadang kita berfikir kadang orang tua terlalu membeda-bedakan, ternyata hal itu salah besar. Seperti apapapun orangtua atau sodara kita, merekalah yang paling peduli. Merekalah yang selalu ada saat kita jatuh. 

Arti keluarga dalam film ini emang bikin mewek. Keren banget penulisnya. Sebentar ngakak, sebentar sedih. Aku malah nggak ngerasain horor lho, soalnya Ghostnya si Ge. Entah kenapa lucu lucu sedih gitu. Heheee

4. Jangan gengsi menerima bantuan oranglain.

Menerima bantuan orang lain tidak membuat kita makin lemah. Adakalanya kita harus menerima bantuan orang lain. Maksud Naya memang baik karena ia  ingin menjadi wanita mandiri yang tidak merepotkan oranglain, intinya tidak mau membebani oranglain. 

Di sini Naya ditawarin pacarnya (Deva Mahendra) untuk menjadi Copy writer tapi dia menolaknya lantaran lebih fokus dengan Novelnya. Padahal demi terbitnya novel itu malah justru membahayakan nyawanya. 

5. Ide menulis bisa datang dari apa saja.

Di sini aku bisa meyakinkan bahwa menulis bisa datang dari apa saja. Misalnya saja Naya yang ingin menulis kisah hidup Galih atau persahabatannya dengan Ghost. Jadi dari film bisa disimpulkan bahwa nggak ada alasan nggak ada ide buat nulis karena bisa dateng dari apa saja. 

Kalau menurutku, makin ke sini film Indonesia semakin bagus. Beda banget sama film dulu. Hal ini juga membuktikan kalau film Indonesia nggak kalah sama film luar. Jangan komentar ini itu sebelum nonton sendiri deh. 

Kadang orang terlalu cepat berkomentar sebelum menonton hingga berujung meremehkan. Nah...orang kek gitu tuh yang nggak bisa menghargai karya orang lain. Suatu saat jika punya karya juga nggak pantas  dihargai.  *HalahJadiEmosiGue

Setiap film selalu punya jalan cerita tersendiri. Semua juga tergantung penulisnya. Ghost Writer yang ditulis dan disutradarai oleh Bene Dion dan juga diproduseri langsung oleh Ernest prakasa ini memang perpaduan yang komplit. Selingan canda tawa dan rasa trenyuh dengan bumbu khas dari pemainnya ini emang wajib ditonton. Film ini juga memberi pesan menyentuh dalam kehidupan sehari-hari.(Buat yang ngeh aja sih)

Pemainnya juga sudah tidak asing lagi karena kebanyakan dari komika. Pokoknya wajib masuk daftar film yang wajib ditonton. Keren pokoknya.


~MissAnt~