Monday, 2 October 2017

Jogja Layaknya Kopi Hitam yang Bikin Kecanduan

Menjadi Jogja menjadi Indonesia sepertinya sudah menjadi ciri khas orang-orang yang pernah tinggal di Jogja. Apa yang pertama kali muncul dibenak kalian ketika mendengar kata Jogja? Murah, dapet temen dari berbagai suku yang berbeda atau kenangannya? Pasti kalian nggak bisa milih salah satu kan? Kenapa? Karena mendeskripsikan Jogja tak cukup dengan satu kata. Banyak hal menarik dari Jogja yang tak pernah usai untuk diceritakan. Karna akan selalu ada kenangan dalam setiap jalanan di Jogja.
Kota Jogja selalu memiliki sisi menarik disetiap sudutnya. Ini juga menjadi alasan mengapa banyak anak muda yang ingin melanjutkan kuliah di Jogja. Sebagai orang yang sudah pernah tinggal di Jogja, Aku merasakan hal serupa. Meski awalnya hanya ingin sekedar melanjutkan pendidikan saja, tapi suasana Jogja justru membuatku semakin rindu saat sudah tak berada disana. Rasanya selalu ingin menjadi mahasiswa baru yang masuk ke Jogja lagi dan lagi. Mengapa? Karena Jogja itu Istimewa.
Selalu ada kenangan tersendiri disetiap sudut Jogja. Yap, kata-kata itu ternyata tak sekedar omongan belaka. Pantas saja, banyak orang yang enggan pergi dari Jogja setelah selesai menempuh pendidikannya. Bisa dibilang, Jogja layaknya kopi hitam yang menyebabkan kecanduan bagi pendatang baru. Bagaimana bisa Orang tak jatuh cinta dengan kota gudeg ini. Nah, Penasaran kan? Apa saja yang akan membuatmu kecanduan setelah tinggal di Jogja? Berikut fakta-faktanya.
Pesona Jogja yang Paling Istimewa
1.Biaya hidup murah.
Yap, ini memang menjadi alasan mengapa banyak anak muda yang ngebet banget pingin kuliah di Jogja. Biaya hidup di Jogja memang lebih murah dibanding kota besar lainnya. Bagi perantau dari luar kota akan disediakan kontrakan atau kost. Dengan harga kost-kostan mulai dari yang murah banget sampai yang mahal banget, tentu akan melatihmu untuk bisa hidup lebih mandiri selama di Jogja. Biaya hidup yang tergolong murah juga menjadi daya tarik tersendiri.
2.Pilihan menu makanan murah meriah dan mengenyangkan.
Kamu mau makanan murah dengan menu-menu yang mengenyangkan? Jogja lah tempatnya. Tinggal di Jogja tak perlu khawatir kelaperan. Karna sebokek-bokeknya, kamu masih bisa makan di angkringan. Makan diangkringan juga memberikan pelajaran tersendiri bagi kita, bahwa kumpul bareng yang penuh canda tawa tak hanya didapatkan di tempat yang mewah nan mahal. Dan yang paling diingat saat tinggal di Jogja adalah tempat makan lesehan yang ada dimana-mana. Menarik bukan?
3.Mengenal karakter orang dari suku yang berbeda.
Banyaknya perguruan tinggi di Jogja tentu menjadi daya tarik perantau dari daerah yang berbeda-beda. Dengan begitu, kamu akan mengenal karakter orang yang berbeda juga, mulai dari Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, NTB, NTT, hingga Papua.  Semua suku yang ada di Indonesia tumpah di Jogja. Itulah istimewanya Jogja, bisa menyatukan orang-orang dari berbagai suku di Indonesia. Dengan begitu kamu akan lebih mengenal bagaimana sifat orang-orang dan menjadi pembelajaran bahwa sehati tak selalu sama.
4.Penduduknya yang terkenal ramah.
Menyesuaikan diri di Jogja tidaklah sulit. Karena kamu akan menemukan sosok Ibu kost yang bakal menganggapmu sebagai anak sendiri. Semenjak kost di Jogja, Aku memang sempat beberapa kali pindah kost. Dari semua kost-kostan, pemiliknya sangat ramah dan kekeluargaan. Dan inilah yang membuat para perantau betah tinggal berlama-lama di Jogja, berasa punya keluarga baru. Hal yang sama juga dirasakan dari teman yang berbeda kost. Pemilik kost atau kontrakan di Jogja memang terkenal dengan persaudaraannya yang masih kental.
5.Pusat belanja kebutuhan Anak Kost yang murah dan lengkap.
Saat pertama kali memutuskan pindah ke Jogja, tentu kita akan mencari berbagai perlengkapan seperti kasur, peralatan mandi dan sebagainya. Tapi jangan khawatir, karna Jogja menyediakan toko alat-alat perlengkapan Anak kost yang murah dan lengkap. Jadi kamu nggak perlu bawa barang-barang dari Kampung buat dibawa ke kost. Lebih praktis kan? Pindahan cukup bawa baju seperlunya saja. Selanjutkan kamu bisa mencari berbagai kebutuhan kost maupun perlengkapan kuliah lainnya di tempat yang paling lengkap sekaligus murah di Jogja.
Dan masih banyak keistimewaan Jogja yang tetap melekat dihati meski sudah tak berada disana. Tinggal di Jogja tidak hanya untuk menempuh pendidikan saja. Dari sini kamu bisa belajar mengenal karakter orang yang berasal dari daerah yang berbeda-beda. Tak hanya itu saja, Jogja juga memiliki segudang tempat wisata yang bisa kamu kunjungi saat liburan. Mumpung masih jadi “Anak Jogja”, rasanya kurang lengkap kalau kamu belum main-main ke wisata sekitarnya. Kira-kira dimana saja tempat wisata menarik di Jogja?
Wisata sekitar Jogja yang wajib dikunjungi selama  jadi “Anak Jogja”.
1.Taman Sari.

Tinggal di Jogja rasanya belum lengkap kalau belum ke Taman Sari. Nuansa bangunan klasik pada setiap sudutnya akan membuatmu kembali ke era beberapa tahun lalu. Tak hanya wisatawan asing saja yang mengunjungi tempat ini, bahkan banyak wisatawan lokal yang ingin mengabadikan untuk berfoto dengan beberapa bangunan kuno disini. Buat kamu yang cinta dengan budaya, maka Taman Sari adalah tempat yang cocok untuk dikunjungi. Biaya tiket murah serta lokasi yang strategis tentu tidak ada alasan untuk tidak mengunjungi tempat ini kan?

2.Tebing Breksi.


Kamu yang suka dengan background foto ala-ala tebing di Afrika sebaiknya menyempatkan untuk berkunjung ke Tebing Breksi. Disana bakalan disuguhkan pesona Jogja dari atas. Tempat ini juga cocok buat kamu yang hobinya foto-foto. Dengan background ala-ala film Hollywood akan membuat liburanmu semakin menyenangkan. Meski tergolong tempat wisata baru, tapi semakin lama semakin ramai pengunjung. Hal ini karena ini merupakan spot terbaik untuk melihat tenggelamnya matahari.

3.Ratu Boko.


Tempat wisata Ratu Boko memang selalu menarik perhatian wisatawan. Dengan bangunan yang dilengkapi dengan pendopo, kolam pemandian dan masih banyak spot foto lain membuat para wisatawan betah berlama-lama untuk berada di kawasan ini. Buat kamu yang suka dengan keindahan sunset, Ratu Boko merupakan salah satu tempat terbaik untuk melihatnya. Tempat ini selalu ramai karena memiliki gerbang yang unik dan bisa menyaksikan keindahan Jogja dari atas.

4.Pantai Slili.


Mau wisata pantai? Tenang,  Jogja juga dekat dengan wisata pantai. Meski jalanan ke pantai memakan waktu yang lumayan lama, tapi semua akan terbayar dengan keindahan pantai pasir putih di Slili. Disana kamu bisa foto-foto sepuasnya. Pantai yang ombaknya tidak terlalu besar ini juga ramai pengunjung. Jalanan menuju ke Pantai ini sangat nyaman sehingga Kamu nggak bakal melewati jalanan yang jelek. Adapun beberapa ikon foto bertuliskan “Slili beach” yang bisa kamu pakai untuk foto.

5.Pantai Sadranan.


Buat kamu yang pingin snorkeling, kayaknya nggak perlu jauh-jauh ke Bali ataupun Lombok deh. Karna kamu bisa merasakan sensasi menyelam di Pantai Sadranan. Disini juga disediakan pelampung yang bisa kamu sewa. Kamu yang nggak bisa berenang tak perlu khawatir karena akan ada pemandu yang akan mendampingimu. Ini juga merupakan pengalaman pertamaku untuk menyelam di pantai dan menikmati keindahan laut. Terumbu karangnya juga tak kalah cantik dengan pantai-pantai indah di Indonesia lainnya.

6.Kalibiru.


Kalibiru merupakan tempat wisata yang menyejukkan dan tak jauh dari Jogja. Kamu bisa melihat pemandangan hijau dan alami yang bikin hati makin adem. Saat kamu sedang disibukkan dengan materi kuliah yang bikin stres, lebih baik “kabur” sejenak ke kalibiru. Jalanan menuju ke tempat ini sangat mudah untuk dijangkau. Jangan lupa ajak teman-teman kamu buat kesini ya? Kalibiru cocok banget buat Anak muda yang ingin menikmati perjalanan panjang yang disuguhkan dengan pemandangan yang masih alami.

7.Kotagede.

Jogja memang kental dengan budayanya. Tak heran jika masih banyak bangunan kuno yang ditemukan di Jogja. Salah satunya di Kotagede. Disini kamu bisa melihat bangunan bernuansa klasik dan Jawa banget. Beberapa spot wisata di Kotagede antara lain, Makam Raja-raja Mataram, Masjid agung Kotagede, Pasar tradisional Kotagede dan masih banyak lagi. Buat kamu yang hobi posting foto-foto ke sosial media bernuansa klasik, maka Kotagede lah tempat yang paling cocok untuk dijadikan background.

8.Malioboro.

Siapa sih yang tak pernah mendengar “Malioboro”? Nama ini bahkan menjadi Ikon Jogja yang paling populer. Anak rantau rasanya belum lengkap kalau belum main-main ke Malioboro. Sepanjang jalan Malioboro selalu menghadirkan suasana yang khas. Banyak orang berasal dari daerah manapun yang berkunjung kesini dan menjadikan Jogja sebagai kota pemersatu dari macam-macam suku di Indonesia. Dan yang menjadi daya tarik adalah adanya pawai tahunan yang diadakan di sepanjang Malioboro.
Masih banyak tempat wisata di Jogja yang menarik untuk dikunjungi. Jogja tak hanya menyajikan berbagai budaya yang masih khas, tetapi juga keramahtamahan penduduk dan tempat wisata yang asyik untuk dikunjungi kapan saja. Mulai dari Candi, Pantai, Pemandangan dan masih banyak lagi. Itulah mengapa menjadi Jogja menjadi Indonesia sangat penting untuk diserukan agar dunia tau bahwa Jogja adalah Pemersatu dari suku-suku di Indonesia dan memiliki sejuta wisata budaya yang patut untuk dilestarikan. 

#LombaBlogTapiKalah #Hahahaha #ByMissAnt

10 Tata Cara Naik Pesawat Untuk Pemula


Bagi orang-orang (super) sibuk, mereka lebih suka memilih memakai transportasi yang nggak banyak buang-buang waktu. Perjalanan lebih dari 5 jam tentu sangat membosankan bukan? Namun, bagi beberapa orang justru lebih suka naik pesawat karena lebih cepat dan hanya memerlukan waktu yang singkat. 

Tidak semua orang terbiasa naik pesawat. Ada juga yang baru pertama kali naik pesawat sehingga muncul perasaan was-was, khawatir, takut (jatuh) dan nggak tau harus gimana setelah sampai di Bandara.
Well...bagi pemula yang ingin mencoba bepergian naik pesawat, sebaiknya perlu memperhatikan hal-hal berikut. Naik pesawat nggak seperti naik kereta yang bisa dateng 10-15 menit sebelumnya lho. 

Kamu musti dateng lebih awal, kalau bisa sih 2 - 3jam sebelumnya buat jaga-jaga. Lah kok sampai 2 - 3 jam emangnya kenapa sih? Emang mau nebeng bobo dulu ya? Enggak? Penasaran kan? Yuk simak biar kamu nggak “plonga-plongo” pas pertama naik pesawat.
1.Beli tiket pesawat.
Ini yang paling penting. Kalau nggak ada tiket pesawat, mana mungkin bisa naik. Kecuali emang nekat nebeng di sayap dan jatuh di tengah laut. Belinya bisa lewat online, misalnya traveloka, tiket.com dan masih banyak lagi.
2.Pilih yang banyak promonya.
Nyari tiket pesawat itu musti pinter-pinter nyari promo. Lumayan lho, potongannya bisa sampai 100-150 ribu. Kalau perjalanan dalam negeri tiketnya udah free bagasi hingga 15-20 kg. Beda kalau perjalanan ke luar negeri, harga tiket belum termasuk bagasi tuh. Makanya nggak usah bawa barang banyak, cukup bawa duit banyak aja.
3.Simpan kode booking.
Kalau udah dapet tiket sesuai dompet, nanti bakalan dapet kode booking. Nah...kode booking inilah yang nantinya ditunjukin pas check in. Check in bisa dilakukan 24 jam sebelum penerbangan. Kalau mau nggak ribet, sebaiknya check ini online. Keuntungan check in online agar nggak dikejar-kejar dan nggak “kemrungsung” atau terburu-buru.
4.Menuju ke waiting room.
Kalau udah check in dan diprint, kemudian langsung aja ke ruang tunggu atau waiting room. Tapi kalau bawa ada barang bawaan di bagasi, tetep aja harus antri dulu ke line check in cuma buat masukin ke bagasi aja kok. Sebelum masuk ke waiting room, nanti bakalan di periksa sama security. Jam tangan, ikat pinggang dan bahan besi yang kamu pakai harus dimasukin ke keranjang buat di cek. Jadi kamu masuk cuma telanjang, eh maksudnya cuma badan sama baju yang dipakai doang ding.
5.Menunggu masuk ke pesawat.
Duduk manis di ruang tunggu bukan berarti kamu boleh bengong dan mainan henpon lho? Kamu musti pasang mata dan telinga. Pastikan buat mantengin monitor buat nyocokin kode pesawat dan jam terbang. Dengerin juga nantinya kita bakal masuk ke gate berapa. Jangan sampai nggak denger lho, bisa-bisa ketinggalan pesawat dan nggak jadi piknik deh.
6.Menuju pesawat buat “mabur”
Kalau udah disebutin kode pesawat yang ada di tiket, kemudian tinggalkan kenangan waiting room dan antri menuju gate yang telah disebutkan tadi. Cari pesawat yang akan dinaiki atau sesuai tiket. Jangan sampai kalau tiketmu ekonomi trus kamu masuk ke kelas bisnis. Bisa bonyok digebukin deh.
7.Duduk manis didalem pesawat
Cari tempat duduk yang sesuai sama tiket kamu. Ingat duduknya di kursi ya, jangan dilesehan. Bukan warung penyet soalnya. Terus pasang sabuk pengaman pas pesawat mau naik. Dengerin intruksi dari pramugari. Selama didalem pesawat pas terbang, nantinya akan ada sedikit goncangan, tapi itu nggak papa. 

Berdoa aja semoga cuacanya cerah dan bisa liat bawah. Oiya, jangan lupa set henpon dalam  keadaan “airplane mode”. Kalau nggak bisa nyari “airplane mode”, sebaiknya matiin henpon agar penerbangan lebih aman dan selamat.
8.Turun dari pesawat.
Setelah menikmati perjalanan yang singkat indah, sampailah ke tujuan. Turun dari pesawat, buka seat belt. Periksa barang bawaan. Jangan ada yang tertinggal. Kalau kamu ada barang yang diletakkan di bagasi, setelah turun kamu bisa cek di monitor.

Pesawat dari mana dan tujuan kemana serta berapa nomer barang yang diletakkan di bagasi. Kalau udah ketemu, cari pintu keluar. Kalau nggak ada barang yang ditaruh dibagasi, dari pesawat langsung aja keluar.
9.Nunggu jemputan.
Setelah keluar bandara, kamu bakalan ditawarin taksi dan lain-lain. Kalau ada yang jemput ya carilah orang menjemputmu. Jangan ngrecokin pasangan kekasih yang sedang beduaan lho ya. Kalau nggak ada yang jemput, jangan nangis cari taksi atau naik damri menuju tempat tujuanmu.
10.Udah, perjalanan menggunakan pesawat telah usai.
Nah...gimana? ribet atau mudah? Emang agak ribet sih, tapi lebih cepat sampai tujuan kan? Jadi nggak perlu menghabiskan banyak waktu diperjalanan. Eh tapi mau pilih jalur mana aja boleh kok, yang penting nyaman dan selamat sampai tujuan.
Semoga bermanfaat. See you......
~MissAnt~

5 Tips Jalan-jalan Ala Pengangguran

Nasib orang emang nggak ada yang tau. Bisa jadi kemarin disibukkan dengan kerjaan dan nggak ada waktu buat jalan-jalan. Eee....tiba-tiba udah “diliburkan” dari kerjaan dan punya banyak waktu buat jalan-jalan, sayangnya dompet juga ikutan menipis. Jadi pengangguran emang punya banyak waktu. Kamu jadi bisa kemana saja. Jalan-jalan ke tempat yang paling diinginkan. Makan apa saja yang kamu mau. Tapi ingat, isi dompet juga nggak mengalir setiap bulan.
Saat kamu jadi pengangguran, bukan berarti kamu harus berdiam diri di rumah karena ini justru akan membuatmu semakin STRES. Pengangguran bukan berarti nggak bisa jalan-jalan donk. Nggak percaya? Yuk simak tips wisata ala pengangguran yang patut kamu coba. Itung-itung ngilangin stres shayyy....
1.Pilih wisata lokal
Wisata lokal memang paling cocok dikunjungi. Selain nggak banyak keluar biaya, kamu juga bisa mempromosikan tempat wisata didaerahmu. Menarik bukan? Hanya modal kamera henpon, badan sehat dan uang secukupnya saja kamu sudah bisa ikut-ikutan “kekinian” disosmed. Jangan lupa isi penuh batre henpon. Kalau perlu bawa minum dari rumah. Minjem Tupperwarenya Emak dan jangan sampai ilang ya?
2.Mengunjungi  tempat wisata yang nggak ada tiket masuknya
Well, ini emang tak tik orang-orang yang pingin jalan-jalan saat dompet lagi “tipis” banget (kayak Saya). Banyak sekali wisata baru yang masih promosi sehingga tidak menarik biaya masuk. Kamu hanya perlu membayar biaya parkir saja. Biaya parkir paling mahal biasanya Rp.3000 saja. Murah kan?
3.Cari spot pinggir sawah yang menarik.
Sekarang ini kebanyakan orang posting liburan mereka ke luar negeri sehingga jarang menampilkan wisata daerah. Dengan begitu, ini jadi kesempatan kamu buat posting foto sawah-sawah yang sudah jarang ditemukan. Ini tergantung bagaimana cara kita ngambil gambarnya aja. Manfaatin smartphone kamu ya.
4.Manfaatkan spot pinggir jalan
Buat kamu yang suka jalan-jalan naik motor, ini justru jadi kesempatan emas (lebay banget). Kamu bisa berhenti dijalan dan motret keadaan sekitar. Tapi pastikan motor kamu terkunci ya. Oiya, motor juga bisa jadi objek yang menarik buat dipoto lho. Sesekali moto motor butut nggak papa lho, bukankah ia yang paling setia menemani perjalananmu. *Eciyeeee
5.Potret sunrise dan sunset
Kalau kamu pecinta wisata alam, tentu akan mengabadikan moment-moment penting seperti matahari terbit maupun saat tenggelam. Ngambilnya nggak harus dipantai kok. Kamu bisa motret dipinggir jalan atau disawah.
Hm...kira-kira apa lagi ya? Kalau ada yang mau nambahin silahkan lho.




~MissAnt~

Are You Really Busy or Just......

*Maaf ya, akhir-akhir ini Aku sibuk banget*
Oya? Sibuk kok tiap jam share status update via whatsapp?

Aku sibuk
Sibuk apa?
Ya pokoknya sibuk.
*titik

Beberapa orang sekarang ini lebih suka terlihat sibuk. Yap. TERLIHAT. Entah kenapa bisa gitu. Mungkin kalau orang sibuk itu keren. Jadi tak heran jika sebagian orang suka banget terlihat sibuk. Tapi, orang yang terlihat sibuk sama yang beneran sibuk itu beda lho. Kalau orang sibuk nggak bakalan sempet bilang kalau diriya sibuk. See?
Kenapa orang suka bikin status sibuk? Apa itu hanya menandakan kalau tidak ingin diganggu seseorang? Kalau dipikir-pikir, sesibuk apapun seseorang pastinya nggak punya waktu buat bikin status “sibuk” disosmed nya. Iya nggak?
Aneh jika dalam dunia per-sosmed-an dibatasi dengan status “sibuk”. Namanya juga sosmed. Asikin aja lagi. Nggak perlu pakai status “sibuk” buat bikin orang jadi males buat chat. Oiya, yang paling sebel itu, ada temen follow sosmed kita, abis itu pas kita mau folbek, eee....digembok. Yaelah.
Kalau orang udah mainan sosial media, berarti dia harus siap dengan apa yang telah mereka share. Dan dari sosial media juga, kita bisa melihat apa saja. Jadi,  untuk apa digembok. Kalau mau mainan sosmed ya nggak usah TERLIHAT sibuk. Karna dunia per-sosmed-an bukan untuk orang-orang sibuk melainkan yang butuh hiburan.

#MissAnt


Popular Posts